Matamata.com - YouTube Nikita Mirzani dilaporkan ke Polda Sumatera Barat pada Senin (26/10/2020) atas kasus dugaan pornografi dan asusila terhadap anak di bawah umur. Rahmat Junjung Sianturi juga melaporkan artis Nikita Mirzani ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Ini merupakan buntut dengan kontennya yang dinilai vulgar dengan Cimoy Montok di akun YouTube-nya.
"KPAI itu kan komisi perlindungan anak Indonesia, mereka punya wewenang lebih dari pada saya," ungkap Rahmat saat menggelar jumpa press, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (30/10/2020).
Terjait kasus tersebut, Rahmat sudah melaporkan Nikita Mirzani lebih dulu ke polisi. Karena itu, dia berharap KPAI mau menjadi saksi atas perkara ini.
"Mereka juga bakal dijadikan saksi untuk menguji konten tersebut ada tidak pelanggaran hukumnya. Jadi kemana lagi saya mengadu kalau nggak ke KPAI," sambungnya.
Laporan Rahmat pun langsung diterima oleh pihak KPAI. Mereka berjanji akan mempelajari konten YouTube Nikita Mirzani yang diperkarakan.
"Mereka menampung pengaduan kita dan mengapresiasi kita sebagai masyarakat yang baik melaporkan konten tersebut," tutur Rahmat. [Ismail]
Berita Terkait
-
KPAI Desak Investigasi Menyeluruh Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis di Jaktim
-
KPAI Desak DPR Segera Bahas RUU Pengasuhan Anak, Soroti 25 Kasus Filisida Sepanjang 2025
-
KPAI Desak Pemerintah Tutup Gim Kekerasan: Anak Bisa Jadi Korban Nyata
-
Reza Gladys Melawan di Persidangan, Bikin Nikita Mirzani dan Pengacara Terdiam
-
KPAI Siapkan Modul Perlindungan Anak untuk Kurikulum Sekolah Rakyat
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo