Matamata.com - Dua laporan terkait video syur mirip Gisella Anastasia sudah diterima oleh pihak kepolisian. Kedua pelapor adalah pihak Pitra Romadoni dan Febrianto Dunggio.
"Pelaporan sudah ada dua pelaporan tentang beredarnya video asusila yg mirip saudari G publik figur yang ada. Ada dua laporan polisi masuk tanggal 7 kemarin inisial pelapor FD kemudian tgl 8 ada saudara P," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (9/11/2020).
Lima akun media sosial diduga penyebar sudah diselidiki terkait laporan saudara FD. Dua akun di antaranya sudah menghilang dari peredaran. "Yang FD melaporkan lima akun sebagai terlapor kemudian sudah kami selidiki dan ditangani penyelidik cyber krimsus PMJ," jelasnya terkait kasus Gisella ini.
"Kita sudah cek lima akun ini dua sudah ditutup tapi jejak digital itu tidak akan pernah hilang tetap kita lakukan pendalaman," lanjut Yusri Yunus.
Dibeberkan kemudian bahwa pelapor dan saksi dari pihak Febriyanto Dunggio hari ini dipanggil ke kepolisian untuk diminta keterangan. Nantinya, kemungkinan akan diperiksa juga saksi ahli dan gelar perkara.
"Rencana pelapor dan saksi-saksi akan kita klarifikasi untuk diminta keterangannya. FD hari ini kita panggil dan membawa bukti-bukti yang ada," tutur Yusri Yunus.
"Nanti kita coba undang beberapa ahli yang lain kalau sudah lengkap nanti kita gelar perkara apakah persangkaaan di pasal 27 jo 45 di UU ITE atau pasal 8 jo 34 UU pornografi itu akan kita gelarkan nanti kita tunggu saja," imbuhnya lagi.
Lebih lanjut, kepolisian mengatakan tetap memantau peredaran video syur mirip Gisella Anastasia. Bahkan terkait kasus Gisella ini kepolisian memantau bersama Kominfo. "Ya kami tetep patroli cyber tetap jalan. Kami akan terus melihat berkordinasi dengan kominfo tentang hal ini," kata Yusri Yunus.
Akun-akun yang menyebar video syur itu juga akan direkomendasikan ke Kominfo. Dimaksudkan, akun itu untuk diberantas. "Kalau akun-akun itu meresahkan masyarakat apalagi asusila kita akan usulkan karena itu kewenangan kominfo," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ditipu soal Hubungan Asmara, Gisella Anastasia Suarakan Bahaya 'Love Scamming'
-
Nicholas Saputra Mendadak jadi Penyanyi di Film 'Musikal Siapa Dia'
-
Cinta Brian Bongkar Ketulusan Hubungan dengan Gisella Anastasia: Saya Enggak Main-Main
-
Roy Marten Angkat Suara tentang Kedekatan Gisel dan Cinta Brian, Sosok Aktor Muda yang Kini Jadi Sorotan
-
Gisel dan Cinta Brian Kian Dekat, Terpampang Mesra Saat Kondangan Bersama: Warganet Heboh Soal Usia & Status Hubungan
Terpopuler
-
King Nassar Punya Cara Unik untuk Lepas Penat
-
Presiden Prabowo Lantik Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Kemenhaj Minta Jemaah Haji Lapor jika Temukan Pungutan Liar, KBIHU Dilarang Jual Paket Wisata
-
Rekor Baru! Belanja Militer Global 2025 Tembus US$2,89 Triliun
-
DPR Dorong Pemerataan Program Kampung Internet untuk Transformasi Digital Desa
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo