Matamata.com - Dua pelaku penyebar video syur mirip Gisella Anastasia alias Gisel telah berhasil ditangkap oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya. Kedua tersangka berinisial PP dan MN.
Kekinian, kedua pelaku penyebar video syur mirip Gisella Anastasia tersebut sudah di tahan di Rutan Polda Metro Jaya.
"Dua orang tersangka sudah kami lakukan penahanan. Yang pertama inisialnya PP, dan kedua adalah Inisialnya MN," kata Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan , Kamis (19/11/2020).
"Memang kita ketahui bersama dialah yang paling masif melakukan penyebaran video asusila tersebut di media sosial," katanya melanjutkan.
Diungkap Yusri, polisi berhasil menemukan satu tersangka baru dalam kasus tersebut dari hasil pengembangan. Kini, aparat tengah melakukan pengejaran terhadap tersangka lainnya.
"Berangkat dari pengembangan tersebut masih ada satu lagi yang kami lakukan pengejaran terhadap satu akun. Sudah kami profiling, mudah-mudahan secapatnya kami bisa amankan yang bersangkutan," kata Yusri Yunus.
Lebih lanjut, Yusri menilai bahwa tersangka yang belum berhasil ditangkap tersebut merupakan yang paling niat untuk melakukan penyebaran video syur tersebut.
"Memang kita ketahui bersama dialah yang paling niat untuk melakukan penyebaran video asusila tersebut di media sosial," katanya menjelaskan.
Seperti diketahui, nama Gisella Anastasia mendadak menjadi viral setelah video asusila mirip dirinya muncul di media sosial. Kasus ini sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya dan Gisella Anastasia pun telah menjalani pemeriksaan. Namun, kekasih Wijaya Saputra ini bungkam dari wartawan usai pemeriksaan.
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Periksa Instansi Terkait dan Ditjen Perkeretaapian Soal Kecelakaan di Bekasi
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
-
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Segera Periksa Sejumlah Ahli
-
Ditipu soal Hubungan Asmara, Gisella Anastasia Suarakan Bahaya 'Love Scamming'
-
Rocky Gerung Bela Dokter Tifa di Polda Metro: Meneliti Itu Metodologi, Bukan Penghinaan!
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo