Matamata.com - Selebgram Millen Cyrus diamankan polisi terkait kasus narkoba. Berstatus sabagai transgender nantinya akan ditempatkan di sel laki-laki.
"Seusai KTP, dia berjenis kelamin laki-laki," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Ahrie Sonta di kantornya, Senin (23/11/2020).
Kendati begitu, Millen yang bernama asli Muhammad Milendaru Prakasa hingga rilis penangkapannya belum ditetapkan statusnya sebagai tersangka. Ahrie mengatakan penyidik masih lakukan pendalaman.
"Kita masih melakukan pemeriksaan, nanti kita akan tetapkan apa statusnya," ujar dia.
Dalam penangkapan, polisi tak hanya mengamankan sabu sisa pakai seberat 0,3 gram berikut alat isapnya. Di dalam kamar hotel yang dipesan Millen, polisi juga menemukan 1 botol minuman keras.
"Dari pemeriksaan awal hanya menggunakan sabu dan kita menemukan minumam keras bekas pakai," kata Ahrie Sonta.
Millen Cyrus ditangkap pada Minggu (22/11/2020) dini hari (sebelumnya ditulis Sabtu). Dia tak sendiri diciduk, melainkan bersama seorang lelaki berinisial JR.
Hasil tes urine menunjukkan Millen Cyrus positif sabu, sementara JR sebaliknya.
Millen Cyrus merupakan selebgram yang terkenal karena merupakan salah satu keponakan artis Ashanty.
Berita Terkait
-
Dekat dengan Cowok yang Baru Keluar Penjara, Millen Cyrus Diunfollow Followers
-
Pakai Baju Terlalu Seksi saat Ngonten Bareng Ameena, Millen Cyrus Dihujat: Aku yang Perempuan Aja Malu Lihatnya
-
Wijin Eks Pacar Gisella Anastasia Mesra dengan Millendaru: Semoga Sampe KUA!
-
Dulu Sempat Jadi Transgender, 9 Potret Pernikahan Aby Respati dengan Pacar Perempuan
-
Disebut Abang-abang oleh Ashanty gegara Porsi Makan, Adab Millen Cyrus Diomongin
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo