Matamata.com - Sempat menuai tanda tanya, penempatan Millen Cyrus di sel akhirnya terjawab. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, menjelaskan soal penempatan Millen Cyrus tersebut. Yusri menegaskan bahwa selama ini Millen ditempatkan di sel khusus.
"Kami di dalam situ kan ada sel wanita, sel laki-laki, ada juga sel khusus tersendiri. Nah dia ini di sel khusus tersendiri," kata Yusri Yunus saat dihubungi Rabu (25/11/2020).
"Nggak (pemindahan), dari kemarin juga kita masukan situ. Kami perjelas saja biar tahu," sambung Yusri menjelaskan berita beredar sebelumnya.
Menurut Yusri Yunus, penahanan pihak kepolisian memang merujuk pada identitas diri pelaku bersangkutan. Namun, Millen Cyrus sejauh ini ditempatkan di sel khusus sambil menunggu surat putusan pengadilan terkait jenis kelamin Millen terbaru.
"Begini loh, dia itu kan KTP-nya laki-laki, kami masih menunggu. Kalau dia transgender kan harus ada surat putusan pengadilan dong, nah makanya kami tempatkan dulu di sel sendiri (sel khusus)," sambungnya.
Oleh karena itu, sementara, sambil proses penyidikan, pihaknya memutuskan menaruh Millen Cyrus di sel khusus seperti saat kasus Lucinta Luna.
"Kita tahu ada laki-laki perempuan saja kan kalau di KTP. Untuk sementara ini kan sambil penyidikan ini kita taruh di sel sendiri saja lah," kata Yusri mengakhiri.
Millen Cyrus alias Muhammad Milendaru Prakasa Samudra ditangkap oleh pihak kepolisian terkait kasus narkoba jenis sabu di sebuah hotel di Jakarta Utara, Sabtu (21/11/2020) dini hari.
Keponakan Ashanty itu mengaku menyesal dan mengakui perbuatannya.
Berita Terkait
-
Wajah Baru Sarwendah setelah Oplas malah Banjir Cibiran: Padahal Cantik Pas Natural
-
Dekat dengan Cowok yang Baru Keluar Penjara, Millen Cyrus Diunfollow Followers
-
Pakai Baju Terlalu Seksi saat Ngonten Bareng Ameena, Millen Cyrus Dihujat: Aku yang Perempuan Aja Malu Lihatnya
-
Biasa Tampil bak Artis Korea, Lucinta Dandan ala India Begini Hasilnya
-
Wijin Eks Pacar Gisella Anastasia Mesra dengan Millendaru: Semoga Sampe KUA!
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo