Matamata.com - Ruben Onsu rupanya tidak hanya melaporkan kasus penghinaan dan ujaran kebencian yang menimpa putranya, Betrand Peto. Menurut kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, ada juga dugaan penistaan agama.
"Seperti misalnya mau melakukan pembunuhan, ada yang bicara tentang penistaan agama 'kristen lo!', dan juga ada yang 'be** lu!', banyaklah," kata Minola Sebayang, usai membuat laporan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (17/12/2020).
Ada 10 akun media sosial yang dilaporkan Ruben tadi sore. Pasal yang dipakai di dalam laporan antara lain pasal 27 ayat 3 juncto 45 juncto pasal 30 juncto pasal 156 KUHP.
"Pasal 156 karena karena ada unsur penistaan agama di dalamnya," ujar Minola.
Sebelumnya Ruben di Instagram mengungkap ada beberapa akun yang menghina sang putra. Salah satunya haters menyebut bahwa Betrand adalah anak pungut.
Ruben Onsu sempat tarik ulur untuk membuat laporan kepolisian. Sebab, ada beberapa akun yang datang kepadanya untuk meminta maaf.
Ini bukan kali pertama Ruben membawa kasus penghinaan yang diterima Betrand ke jalur hukum.
Sebelumnya, adik Ruben, Jordi Onsu, mewakili manajemen Betrand, juga menempuh upaya serupa di Polda Metro Jaya.
Berita Terkait
-
Betrand Peto Raih Juara 2 di Badminton 'Sportstive+'
-
Ruben Onsu Batal Berangkat Haji karena Visa Furoda, Tetap Ikhlas dan Serahkan pada Kehendak Allah
-
42 Tahun Terpisah, Ruben Onsu Akhirnya Dipertemukan Kembali dengan Keluarga Arab dari Pihak Ibunda
-
Profil Aqila Zhavira, Pacar Betrand Peto yang Sudah Dekat dengan Keluarga
-
Ruben Onsu Ungkap Kisah Hijrah dan Doa yang Selalu Dipanjatkan Sejak Menjadi Mualaf: Saya Hanya Ingin Ketenteraman Batin
Terpopuler
-
Rekor Baru! Belanja Militer Global 2025 Tembus US$2,89 Triliun
-
DPR Dorong Pemerataan Program Kampung Internet untuk Transformasi Digital Desa
-
Bahlil hingga M. Qodari Buka Suara Soal Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Senin Ini
-
BGN Perkuat Kerja Sama ASEAN, Bagikan Praktik Terbaik Program Makanan Bergizi Gratis
-
DPR Desak Evaluasi Total Aturan Daycare Pasca-kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo