Matamata.com - Panggung hiburan Tanah Air kembali diselimuti kabar duka. Pada Senin (18/1/2021) kemarin, aktor senior pemain film Ali Topan Anak Jalanan, Junaedi Salat meninggal dunia dalam usia 71 tahun.
Kabar duka tersebut diketahui melalui pesan yang beredar di WhatsApp. "Telah dipanggil kembali ke rumah Bapa sorgawi : Bpk. Djunaedi Salad hari ini, Senin, 18 Jan.2021, pukul 20.09, di RS PGI Cikini," demikian isi pesan tersebut.
Lewat Instagram pribadinya, anak Junaedi Salat, Ochi Maulana Salat, juga mengabarkan wafatnya sang ayah. Ia mengunggah foto sang ayah beserta kerabat dengan kue ulang tahun. Ochi mengenang ayahnya sebagai penganut Kristen yang taat. Ia pun melepas kepergian sang ayah dengan ikhlas.
"Selamat pulang Papa kesayangan...Hati rasanya hancur tapi kita tahu Papa udah bersama Tuhan Yesus yang sangat Papa cintai dan juga mencintai Papa, terima kasih ya Pa untuk segala teladan yang terbaik, mengasihi dengan perbuatan bukan kata-kata semata dan hidup melayani orang lain," tulis Ochi.
Ochi berharap bisa meniru sang ayah yang taat sebagai pendeta. "Semoga kita bisa terus belajar banyak menjadi seperti Papa, We love you so much...Selamat jalan sang pangilma garis depan Pekabaran Injil...sampai bertemu Pa di kekalan," ungkapnya.
Dalam unggahannya, Ochi juga mengabarkan bahwa ibadah penghiburan Junaedi Salat akan dilakukan secara online karena situasi pandemi.
Karier Junaedi Salat di dunia perfilman Tanah Air bermula ketika mendapat peran utama di film Aku Tak Berdosa bersama Dewi Puspa. Ketika tahun 1977 menjadi bintang film Ali Topan Anak Jalanan, namanya melambung.
Junaedi Salat saat itu berperan sebagai Ali Topan yang gagah berani. Ia beradu peran dengan Yati Octavia. Tak lagi berkarier di panggung hiburan, Junaedi Salat menghabiskan sisa hidupnya sebagai pendeta. Sebelumnya dia menganut Agama Islam.
Berita Terkait
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo