Matamata.com - PP dan MN, dua tersangka penyebar masif video syurnya bersama Gisellla Anastasia telah ditangkap dan segera disidang membuat Michael Yukinobu de Fretes atau Nobu bersyukur.
Seperti diketahui, berkas perkara PP dan MN telah dilimpahkan ke kejaksaan dan dinyatakan lengkap atau P21. Dengan demikian mereka akan disidang di pengadilan dalam waktu dekat.
"Ya kalau memang udah ketangkap penyebar ya bersyukur ya. Yang pasti kasus ini belum selesai. Saya tetap harus jalani yang ada. itu aja," kata Nobu di Polda Metro Jaya, Kamis (4/2/2021).
Namun siapa penyebar pertama video berdurasi 19 detik itu masih membuat lelaki berdarah Medan-Jepang ini penasaran. Sebab polisi belum berhasil menangkapnya sampai sekarang.
"Pengen tahu pastinya, siapa sih penyebar pertamanya ini. Karena itu ya saya serahkan semuanya ke pihak-pihak yang terkait," ujar Nobu. Nobu tak mau bertemu meski penasaran. "Nggak kenal juga soalnya," ucap dia.
Berita Terkait
-
Ditipu soal Hubungan Asmara, Gisella Anastasia Suarakan Bahaya 'Love Scamming'
-
Nicholas Saputra Mendadak jadi Penyanyi di Film 'Musikal Siapa Dia'
-
Cinta Brian Bongkar Ketulusan Hubungan dengan Gisella Anastasia: Saya Enggak Main-Main
-
Roy Marten Angkat Suara tentang Kedekatan Gisel dan Cinta Brian, Sosok Aktor Muda yang Kini Jadi Sorotan
-
Gisel dan Cinta Brian Kian Dekat, Terpampang Mesra Saat Kondangan Bersama: Warganet Heboh Soal Usia & Status Hubungan
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo