Matamata.com - Musisi Yuri PMR atau Yuri Anurawan meninggal dunia di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, Rabu (10/2/2021) sekitar pukul 18.00 WIB. Melalui informasi yang didapat MataMata.com, Yuri meninggal dunia karena mengidap sakit kanker.
Terkini, suasana duka menyelimuti kediaman Yuri yang berada di kawasan Radiodalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Sederet karangan bunga berjejer di halaman depan rumah pemain mandolin Orkes Moral Pengantar Minum Racun itu itu. Banyak rekan seniman dan nama tenar yang mengirimkan karangan bunga tersebut, di antaranya adalah komedian senior Indro Warkop.
Pihak keluarga seperti istri, Titi Mawardi, serta anak-anaknya, Alfin dan Riko, duduk bersimpuh di samping jenazah sang ayah. Tampak pula kedua personel OM PMR seperti Adjie Cetti Bahadursyah dan Imma Maranaan telah hadir sejak pagi.
Ketika tulisan ini diunggah, jenazah Yuri PMR akan dimandikan, sebelum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Taman Barito, Jakarta Selatan.
Sebagai informasi, Yuri merupakan adik kandung dari Budi Padukone, gitaris OM PMR yang meninggal pada Oktober 2020 lalu. Tak berselang lama ia menyusul sang adik.
OM PMR merupakan grup musik yang didirikan pada 1977. Sempat vakum, kelompok musik dangdut jenaka ini kembali aktif dalam beberapa tahun belakangan.
Berita Terkait
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Lantik Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Kemenhaj Minta Jemaah Haji Lapor jika Temukan Pungutan Liar, KBIHU Dilarang Jual Paket Wisata
-
Rekor Baru! Belanja Militer Global 2025 Tembus US$2,89 Triliun
-
DPR Dorong Pemerataan Program Kampung Internet untuk Transformasi Digital Desa
-
Bahlil hingga M. Qodari Buka Suara Soal Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Senin Ini
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo