Matamata.com - Mantan muncikari artis, Robby Abbas ditangkap polisi. Terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkoba, dia diamankan oleh pihak kepolisian.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus yang mengungkapkan kabar tersebut. Dia bilang Robby Abbas ditangkap di kawasan Palmerah, Jakarta Barat.
“Ditangkap di salah satu hotel di kawasan Palmerah,” ujar Yusri Yunus saat dihubungi pada Kamis (4/3/2021) malam.
Polisi tak menemukan barang bukti dari penangkapan tersebut. Hanya saja, tes urine Robby Abbas positif narkoba. “Positif amfetamin dan metamfetamin,” kata Yusri Yunus.
Mengenai penangkapan Robby Abbas belum ada keterangan lebih lanjut. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap Robby Abbas saat ini.
Sekedar mengingatkan, Robby Abbas pernah terseret kasus prostitusi online artis. Dia bertindak sebagai muncikari. Kala itu, dia divonis bersalah pada 26 Oktober 2015.
Robby Abbas pun menjalani hukuman penjara selama satu tahun empat bulan. Kemudian pada 10 Mei 2016, dia dinyatakan bebas dari penjara.
Tag
Berita Terkait
-
Robby Abbas Ungkap Artis Berinisial TB Pernah Kantongi Rp400 Juta Sehari dari Praktik Prostitusi Eksklusif
-
Hana Hanifah Menikah, Komen Mantan Mucikari Artis Disorot
-
Robby Abbas Syok Novi Amelia Bunuh Diri: Rasanya Masih Seperti Mimpi
-
Kasus Narkoba Musisi Anji Segera Disidangkan
-
Kasus Dugaan Narkoba, B.I eks iKON Dituntut 3 Tahun Penjara
Terpopuler
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo