Matamata.com - Robby Abbas mengonsumsi narkoba jenis sabu. Tak sendiri, Robby memakai barang haram tersebut bersama seorang temannya yang bernisial LL, beberapa minggu sebelum ditangkap.
Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat rilis kasus narkoba Robby Abbas di Polda Metro Jaya pada Jumat (5/3/2021).
"Dia menggunakan sekitar beberapa minggu sebelumnya dengan seseorang berinisial LL," kata Yusri Yunus.
Yusri mengatakan bahwa Robby bersama LL membeli sabu bersama di Kota Bambu kawasan Jakarta Pusat.
"Beli di daerah Kota Bambu, Jakarta Pusat bersama dengan saudara LL," ucap Yusri Yunus.
Kendati begitu, polisi saat ini tengah mengejar LL dan juga bandar narkoba yang bermarkas di Kota Bambu, Jakarta Pusat.
"Memang diakui RA dia memakai berdua. Kami lakukan pengejaran, masih kami dalami termasuk tempat dia beli (sabu) di sana," tutur Yusri Yunus.
"Kemungkinan ada tersangka lain termasuk pengedarnya masih kami dalami," kata Yusri Yunus melanjutkan.
Disinggung LL berprofesi sebagai artis, Yusri Yunus membantahnya. Dia bilang LL merupakan teman peremempuan dari Robby Abbas.
"Keterangan RA tema bermainnya, seorang wanita. Bukan publik figur," tutup Yusri Yunus.
Seperti diberitakan sebelumnya, Robby Abbas diamankan polisi disebuah hotel kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (4/3/2021).
Selain kasus narkoba, Robby Abbas sebetulnya pernah terseret kasus prostitusi online artis. Dia bertindak sebagai mucikari.
Kala itu, dia divonis bersalah pada 26 Oktober 2015. Robby Abbas pun menjalani hukuman penjara selama satu tahun empat bulan. Sampai akhirnya dia nyatakan bebas pada 10 Mei 2016.
Berita Terkait
-
Robby Abbas Ungkap Artis Berinisial TB Pernah Kantongi Rp400 Juta Sehari dari Praktik Prostitusi Eksklusif
-
Hana Hanifah Menikah, Komen Mantan Mucikari Artis Disorot
-
Robby Abbas Syok Novi Amelia Bunuh Diri: Rasanya Masih Seperti Mimpi
-
Rina Gunawan Meninggal Dunia, Wulan Guritno Gugat Cerai Suami
-
Robby Abbas Ditangkap Narkoba, Azriel Sembuh dari Covid-19
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo