Matamata.com - Usai memenangkan sidang perkara harta gono-gini yang digugat mantan istrinya, Tsania Marwa, Atalarik Syach mengaku lega. Harapan aktor 47 tahun ini, Tsania Marwa bisa menerima hasil dari persidangan di Pengadilan Agama Cibinong.
"Mudah-mudahan dia bisa terima ini, dia juga tahu itu, selebihnya saya ikhlaskan apa yang dia rasakan dan dia bawa," tutur Atalarik Syach, ditemui di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (5/4/2021).
Terus menerus berseteru dengan mantan istrinya itu, Atalarik Syach mengaku sudah lelah. Kakak kandung aktor Teddy dan Atar Syach ini memohon agar mantan istrinya ikhlas atas kekalahannya.
"Saya mohon pada penggugat (Tsania Marwa) juga bisa mengikhlaskan apa yang terjadi dan yang sudah diputuskan oleh pengadilan," imbuh Atalarik Syach.
Lantaran persidangan soal harta gono-gini adalah sidang terlama yang ia jalani bersama mantan istrinya itu membuat Atalarik Syach kelelahan. Atalarik pun bersyukur sidangnya sudah selesai.
"Saya bahagia, saya bisa tenang ya, nggak lain demi keutuhan keluarga saya bersama anak-anak," kata Atalarik Syach. "Ini boleh dibilang persidangan terlama loh, ini persis satu tahun, karena pandemi juga. Jadi saya nggak mau sampai dibilang, 'lama banget kasus loh' gitu," sambungnya.
Majelis hakim Pengadilan Agama Cibinong pada 31 Maret 2021 menjatuhkan putusan bahwa harta bersama Atalarik Syach dan Tsania Marwa adalah sebuah mobil mewah dan satu set meja makan. Hal itu berbeda dari tuntutan Marwa yang meminta rumah ruko dan harta bergerak lainnya yang ditaksir mencapi total Rp 5,5 miliar.
Berita Terkait
-
Perkuat Sinetron 'Cinta di Ujung Sajadah' Stefan William Bikin Menarik Alur Cerita
-
Cut Syifa Difitnah Jadi 'PSK' di Sinetron 'Cinta di Ujung Sajadah', Begini Kisahnya
-
Pasrah Setelah 7 Tahun Perjuangkan Hak Asuh Anak Tanpa Hasil, Tsania Marwa: Aku Mau Move On
-
Mental Hancur Hingga Terpikir Bunuh Diri, Tsania Marwa Akhirnya Pasrah Lakukan Ini
-
Atalarik Syah Sebut Anak-anak Risih Dikunjungi Ibunya, Tsania Marwa Singgung Pernyataan yang 'Nyakitin'
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo