Matamata.com - Setelah resmi menikah dengan Aurel, Atta Halilintar banyak mendapat kritikan dari masyarakat. Salah satunya adalah ucapannya yang menyebut suara suami adalah suara Tuhan hingga keinginan punya 15 anak dari Aurel.
Ucapannya itu menimbulkan kegaduhan di kalangan aktivis perempuan. Tak terkecuali dikritik oleh Komnas Perempuan.
Komisioner Komnas Perempuan, Siti Aminah mengkritik ucapan Atta Halilintar. Menurut Siti, tuntutan punya banyak anak adalah bentuk patriarki terhadap perempuan.
"Komnas Perempuan tentu prihatin dan kecewa atas pernyataan Atta Halilintar yang patriarkis dan menjadikan lembaga perkawinan atau keluarga sebagai media untuk melanggengkan bentuk-bentuk ketidakadilan gender," ucap Siti dilansir dari postingan akun gosip @lambeh_turrah.
Siti mengatakan rencana punya anak harus disepakati antara suami dan istri. Siti menegaskan bahwa perempuan bukan 'pabrik' untuk melahirkan seorang anak.
"Sudahkah hal ini disepakati? Perempuan tidak bisa diposisikan sebagai 'pabrik' anak saja, perempuan memiliki hak untuk menentukan kapan, berapa jumlah anak, dan jarak setiap anak dalam perkawinan," lanjutnya.
Saat menikah dengan Aurel, berulang kali Atta mengungkapkan keinginan punya 15 anak. Sang istri pun tak terdengar menolak permintaan Atta.
Atta sendiri adalah sulung dari keluarga Halilintar. Punya 10 saudara kandung, Atta pun ingin rumah tangganya dikaruniai banyak anak.
Berita Terkait
-
Selamat! Atta Halilintar hingga Fenita Arie, Raih Juara 3 Ajang 'TOSI Season 4'
-
Masuk Babak Final TOSI Season 4 SCTV, Raffi Ahmad Siapkan Strategi Khusus
-
Aksi Kocak Atta Halilintar, Laporkan Putrinya Ameena ke Dedi Mulyadi Gara-Gara Tak Mau Mandi
-
Rayakan Ultah ke-50 Tahun, Kris Dayanti Dapat Kado Mewah dari Ameena
-
Ricky Harun Ngetop Jadi Konten Kreator, Masuk Nominasi TikTok Awards Indonesia 2024
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo