Matamata.com - Ruben Onsu dan Sarwendah memutuskan mengadopsi Betrand Peto. Remaja asal NTT itu kini terkenal usai diorbitkan jadi penyanyi.
Tapi ternyata Betrand menyimpan kesedihan dan trauma mendalam terhadap orang tua kandungnya. Diungkap Ruben, remaja 16 tahun tersebut sempat benci dengan orang tua kandungnya.
"Traumanya Betrand itu berbahaya. Kenapa saya bisa bilang berbahaya, dia bisa berubah menjadi tipe pembenci, pemarah atau apa," ucap Ruben Onsu saat ngobrol bareng ibu kandung Betrand dilansir dari channel YouTube The Onsu Family.
"Tapi tugas saya dan istri menjadikan anak saya tidak boleh dia benci dengan siapapun. Dia harus sayang dengan papanya, dia harus sayang dengan mamanya," lanjut Ruben.
Saat dinasihati, Betrand malah sempat membenci Ruben. Bahkan Ruben pernah berniat mengembalikan Betrand ke orang tua kandungnya.
"Tapi bagaimana dia membenci saya ketika saya ngomong begitu, dia benci sekali. Saya pernah bilang sama dia, 'Kalau kamu tidak nurut apa kata ayah, kamu pulang, saya tidak mau punya anak yang durhaka dengan orangtuanya'. 'Ayah nggak mengerti Onyo!'," jelas Ruben.
Ruben akhirnya memilih tak menyerah menghadapi Betrand. Ia memutuskan berkonsultasi dengan psikolog agar bisa memahami perasaan Betrand.
Pria 37 tahun itu juga mencoba menjelaskan kepada ibu kandung Betrand bahwa sang putra adalah orang yang sangat sensitif. Hal itu membuat Betrand trauma dengan masalah orang tua kandungnya.
"Saya jawab ya ma. Sebenarnya tidak ada yang membedakan. Tapi ada beberapa hal yang sebenarnya membuat anak kita ini (Betrand) punya rasa trauma dengan kisah mama dan papanya," ucap Ruben.
Berita Terkait
-
Betrand Peto Raih Juara 2 di Badminton 'Sportstive+'
-
Ruben Onsu Batal Berangkat Haji karena Visa Furoda, Tetap Ikhlas dan Serahkan pada Kehendak Allah
-
42 Tahun Terpisah, Ruben Onsu Akhirnya Dipertemukan Kembali dengan Keluarga Arab dari Pihak Ibunda
-
Profil Aqila Zhavira, Pacar Betrand Peto yang Sudah Dekat dengan Keluarga
-
Ruben Onsu Ungkap Kisah Hijrah dan Doa yang Selalu Dipanjatkan Sejak Menjadi Mualaf: Saya Hanya Ingin Ketenteraman Batin
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo