Matamata.com - Partahi Sihombing, kuasa hukum Hotma Sitompul, langsung merespons rencana Hotman Paris melaporkan dia dan rekannya, Muara Karta, ke Peradi. Alih-alih menciut, Partahi malah menantang Hotman agar benar-benar membuat laporan.
"Saya sampaikan sekali lagi, jangan sampai nggak (laporin)," kata Partahi Sihombing saat ditemui di kantornya kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (22/4/2021) malam.
"Saya tidak takut," ujarnya lagi menegaskan.
Partahi lantas bilang kalau dia lebih berpengalaman dari Hotman Paris sebagai pengacara. Sehingga tak mungkin dirinya melanggar kode etik advokat.
"Itu yang di sana masih di kampung kami sudah di Jakarta dan bergaul di mana-mana," kata Partahi Sihombing.
Perseteruan Hotma Sitompul dan Hotman Paris merupakan buntut dari konflik rumah tangga Desiree Tarigan. Desiree yang merupakan istri Hotma mengaku diusir oleh suaminya itu.
Tak terima diusir, Desiree tunjuk Hotman Paris sebagai kuasa hukumnya.
Desiree dan Hotman Paris menggelar jumpa pers. Di situ, ibunda Bams eks Samson tersebut membeberkan kronologi pengusiran dari rumah oleh Hotma.
Tak terima, Hotma didampingi tim kuasa hukumnya juga gelar jumpa pers tandingan. Di kesempatan itu, Hotma menyindir Hotman Paris sebagai pengacara banci tampil.
Hotma juga menilai seharusnya Hotman Paris tak membuka persoalan rumah tangganya dengan Desiree kepada media.
Dianggap melanggar kode etik advokat, tim pengacara Hotma melaporkan Hotman Paris ke Peradi beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
-
Klarifikasi Raffi Ahmad Soal Namanya Terseret Kasus Blueray Cargo: Cuma Foto Bareng
-
Hotman Paris Tegaskan Nadiem Tak Terima Uang dari Proyek Chromebook
-
Hotman Paris Ungkap Alasan Menolak Dampingi Paula Verhoeven, Soroti Fenomena "No Viral No Justice"
-
Hotman Paris dan Paula Verhoeven Pertanyakan Putusan Hakim terkait Dalil Selingkuh dalam Sidang Cerai dengan Baim Wong
-
Hotman Paris Tawarkan Paula Verhoeven Jadi Asprinya, Tegaskan Dukungan Usai Perceraian dengan Baim Wong
Terpopuler
-
ART di Cileungsi Tewas Diduga Dianiaya 3 Rekannya, Pihak Keluarga Korban Tuntut Keadilan
-
Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Dukung Said Iqbal Atasi Kasus 8.300 PHK Karyawan PT Freeport Indonesia
-
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital
-
Menyesal! Davina Karamoy Tak Kuasa Tahan Tangis di Film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali'
-
Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo