Matamata.com - Sebagai pengacara kondang dan seorang pembawa acara, kekayaan Hotman Paris sering disorot. Barang-barang mahal yang dipakainya pun tak luput dari perhatian.
Tidak heran jika kekayannya itu selalu menjadi bahan pemberitaan yang kerap disukai pembaca.
Tetapi baru-baru ini Hotman justru mengungkapkan ketidaknyamanannya dengan pemberitaan-pemberitaan yang ada.
Menurutnya, jumlah hartanya terlalu dibesar-benarkan.
"Aduh, ini mah dibesar-besarin! Hotman nggak sekaya gitu," tulis ayah dari tiga anak tersebut di unggahan foto Instagram-nya dua hari lalu.
Dalam unggahan tersebut Hotman memperlihatkan sebuah hasil tangkapan layar sebuah chat WhatsApp berisi sebuah berita tentang dirinya.
"Pengacara Kelas Kakap, Kekayaan Hotman Paris Capai Rp4,5 Triliun, Kerap Bantu Orang Lemah," bunyi judul berita tersebut.
Tidak hanya itu, Hotman juga menyoroti deskripsi berita, yang berbunyi, "Meski dikenal kaya raya dan bergelimang harta hingga tak habis 7 turunan, hal tersebut tak membuat Hotman Paris melupakan orang-orang dengan ekonomi lemah."
Unggahan pria 61 tahun itu pun mendapat ratusan komentar. Banyak dari netizen mengatakan Hotman sedang merendah.
"Definisi merendah hingga tak ada yg bisa merendahkan," ujar seorang netizen.
"Ah bang Hotman suka merendah deh padahal mah lebih dr itu ya kekayaan nya," sambung netizen yang lain.
"Kalau org bener2 kaya mah kaya abang, yang selalu merendah hati. Kebanyakan orang malah maunya di tinggi-tinggiin," imbuh netizen yang lainnya.
Berita Terkait
-
Presiden Iran Perintahkan Pemulihan Internet Total Pasca-Protes Nasional
-
Prabowo: Masih Ada Ribuan Triliun Kekayaan Negara yang Harus Diselamatkan
-
Menteri Ekraf Dorong Kolaborasi Strategis untuk Monetisasi Karya Kreatif Lokal
-
Kemenkum Bakal Tindak Tegas Pembajak Siaran Olahraga
-
Besok Deadline! KPK Ingatkan Pejabat Segera Lapor Kekayaan Periode 2025
Terpopuler
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
-
Menkum Supratman Ingatkan ASN Tak Main-main dengan Layanan Publik Usai Rentetan Kasus Korupsi
-
Mendag Teken Aturan Baru PMSE: Pedagang Online Wajib Berizin, Bisnis Ride-Hailing Turut Diatur
-
Yusril Dukung KPK Usut Kasus Korupsi Imigrasi Rp145,5 M yang Seret Silmy Karim
-
Pramono Anung Pastikan Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Naik Bulan Ini
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo