Matamata.com - Ditya Andrista, mantan manajer Denny Sumargo buka suka terkait dugaan penggelapan uang Rp 739 juta dan pemalsuan dokumen. Secara terbuka, pihaknya membantah semua tuduhan Denny Sumargo tersebut.
"Kita akan siap membuktikan bahwa apa yang disampaikan dan dilaporkan oleh saudara Denny Sumargo dan tim kuasa hukumnya itu tidak sepenuhnya benar dan tidak benar," kata kuasa hukum Ditya, Banggua Togu, dalam jumpa pers di kawasan SCBD Jakarta Selatan, Selasa (5/10/2021).
Banggua Togu menerangkan bahwa Rp 739 juta itu merupakan hak Ditya Andrista yang belum dibayarkan Denny Sumargo. Bahkan sedianya kata dia, Densu total punya utang pada kliennya sebesar Rp 1,7 miliar.
"Kami mencatat sejak tahun 2018 hingga tahun 2021, Agustus ada bayaran kewajiban Densu yang belum diselesaikan kepada klien kami. Kalau kota total kemarin itu besarannya Rp 1,7 miliar lebih, itu terhitung dari tahun 2018 hingga tahun 2021 di bulan Agustus," ujarnya.
Sebelumnya, Denny Sumargo melaporkan Ditya ke Polda Metro Jaya atas kasus tindak pemalsuan dan penggelapan uang. Densu mengklaim duitnya senilai Rp 739 juta dibawa kabur oleh Ditya.
Menurut Denny Sumargo, Ditya mengambil keuntungan pribadi dengan memakai bendera Densu Management. Bahkan kata dia, Ditya sempat mengembalikan Rp 500 juta sebelum menghilang.
Duit yang masih ada di tangan Ditya masih tersisa Rp 739 juta. Ketika ditagih, mantan manajernya itu disebutnya menghilang tanpa kabar.
Berita Terkait
-
Agus Terancam Pidana karena Diduga Menyalahgunakan Duit Donasi, Resmi Dilaporkan ke PPATK
-
Tawarkan Uang Rp300 Juta ke Agus Salim, Denny Sumargo Minta Jangan Kasih Tahu Farhat Abbas
-
Kekhawatiran Denny Sumargo Terbukti, Farhat Abbas Berencana Lapor KPK
-
Pasrah Setelah 7 Tahun Perjuangkan Hak Asuh Anak Tanpa Hasil, Tsania Marwa: Aku Mau Move On
-
Mental Hancur Hingga Terpikir Bunuh Diri, Tsania Marwa Akhirnya Pasrah Lakukan Ini
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo