Matamata.com - Untuk anak pertama mereka yang baru lahir, pasangan artis Ali Syakieb dan Margin Wieheerm memilih nama Guzelim Aracelli Ali Syakieb.
"Alhamdulillah anaknya normal, cewek," kata Ali Syakieb di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (2/11/2021).
Nama itu diambil dari bahasa Turki. Selain unik, makna nama itu juga sangat bagus. "Guzel itu artinya cantik bahasa Turki, Aracelli itu surga," ujar Ali Syakieb.
Ide memberikan nama tersebut awalnya datang dari Margin. Dia kemudian mendiskusikannya dengan sang suami.
"Tadinya ada beberapa nama, kita berunding. Kenapa kita akhirnya ngambil Guzelim karena kayaknya belum pernah ada dan belom pernah denger juga," kata Ali.
Sesuai namanya, Ali Syakieb berharap putrinya jadi perempuan cantik dan masuk surga. "Harapannya bisa jadi kesayangan di surga," ujar Ali.
Margin Wieheerm melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan di sebuah rumah sakit di Jakarta pada Senin (1/11/2021). Proses persalinan dilakukan secara caesar.
Berita Terkait
-
8 Adu Gaya Artis Caleg saat Kampanye, Penampilannya Merakyat Cocok untuk Blusukan
-
Ali Syakieb Gabung Partai Politik dan Nyaleg, Fans Kecewa
-
Ali Syakieb Nyaleg dari Partai Banteng Moncong Putih, Fans Auto Unfollow
-
10 Inspirasi OOTD Serba Hitam Ala Margin Wieheerm, Tetap Stylish dan Keren
-
7 Artis Gabung Partai Politik Jelang Pemilu 2024, Al Ghazali dan El Rumi Kompak Pilih Gerindra
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo