Matamata.com - Penyanyi Lala Karmela akhirnya melepas masa lajangnya. Ia dinikahi pria bule bernama Christ Hartland. Kebahagiaan Lala dibagikan oleh Tiwuk Rayie di Instagram. Terlihat akad nikah digelar dengan adat Jawa.
Berbeda dari yang lain, Lala Karmela diberi mahar berupa Bitcoin.
"Millenials Wedding: bitcoins as the dowry/mahar @cvhartland #LAvinmyHART @lalakarmela," tulis Tiwuk Rayie.
Sementara itu, saat malam resepsi, Lala lebih memilih mengusung konsep internasional. Ia terlihat cantik mengenakan gaun warna putih.
Sebelum menikah, Lala Karmela sempat membagikan postingan saat ia khatam membaca Alquran. Ia terlihat mengenakan mukena sembari memegang Alquran ditemani Tiwuk Rayie.
"Khatam Quran. Khatam pertama saya pada beberapa malam yang lalu, Alhamdulillah. Memulai perjalanan ini dengan @tiwurayie di awal pandemi, membaca satu sampai tiga setiap malam," tulis Lala dalam Bahasa Inggris.
Lala Karmela dikenal publik saat menyanyikan lagu Satu Jam Saja untuk soundtrack film. Lama tak terdengar, penyanyi 36 tahun itu membawa kabar bahagia dinikahi sang kekasih.
Berita Terkait
-
6 Potret Artis Liburan di Disney World Orlando, Anang Hermansyah Boyong Karyawan
-
Ria Irawan Meninggal, Lala Karmela Tulis Puisi Mendalam
-
Epik Banget, 4 Penyanyi Ini Beraksi di Panggung Wisudanya Sendiri
-
5 Momen Kedekatan Dodit Mulyanto dengan Seleb Cantik, Bikin Iri
-
6 Seleb yang Dapat Surat Khusus Langsung dari Ahok
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo