Matamata.com - Ardhito Pramono ditangkap karena penyalahgunaan narkoba jenis ganja. Musisi berusia 26 tahun itu pun positif ganja dari hasil tes urine.
"Pemeriksaan kesehatan hasil awal cek urine yang kita lakukan yang bersangkutan positif ganja," ungkap Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo di kantornya, Rabu (12/1/2022).
Disinggung soal alasan pemakaian ganja, Ady Wibowo belum bisa menjawab. Sebab, saat ini Ardhito Pramono masih dalam proses penyelidikan.
"Kita masih dalami (alasan pemakaian), yang pasti yang bersangkutan kita dapatkan narkotika jenis ganja, tim masih terus mendalami ," bebernya.
Saat ini, Ardhito Pramono juga masih menjalani cek kesehatan di Polres Metro Jakarta Barat. Lebih lengkapnya, informasi akan disampaikan dalam rilis besok.
"Saat ini yang bersangkutan sedang dilakukan pemeriksaan kesehatan, saya sebatas itu yang saya sampaikan nanti akan dirilis lengkap oleh bapak Kabid Humas besok," ujarnya.
Ardhito Pramono diamankan di kediamannya di kawasan Jakarta Timur. Ia ditangkap karena terbukti menyalahgunakan narkoba jenis ganja.
Ardhito Pramono merupakan penyanyi dan pemain film berusia 26 tahun. Sejumlah film yang pernah diperankannya adalah NKCTHI, Story of Kale, dan terbaru Dear Nathan Thank You Salma.
Berita Terkait
-
Ardhito Pramono Menangis dan Mengaku Menyesal Pernah Tinggalkan Istri Demi Orang Lain: "Dia Cinta Sejati Saya"
-
Saat Ardhito Pramono Berjuang Demi Cinta, Tetap Bertahan Meski Dikelilingi Ketegangan
-
Terbaru Ardhito Pramono, Ini 6 Artis Diam-diam Pisah dari Pasangan
-
Lirik Lagu Dancing In September - Ardhito Pramono, Cocok Buat Kamu Yang Putus Cinta Di Bulan September
-
Lirik Lagu Dancing In September - Ardhito Pramono
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo