Nur Khotimah Yuliani | MataMata.com
Gus Miftah. (Instagram/gusmiftah)

Matamata.com - Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji milik Gus Miftah menggelar pentas wayang kulit pada Jumat (18/2/2022). Momen itu menjadi sorotan lantaran diduga memuat sindiran untuk Ustaz Khalid Basalamah.

Ditanya perihal pentas wayang ini, Gus Miftah pun memberikan penjelasan lebih lanjut. Ia mengatakan bahwa pentas wayang memang sudah menjadi agenda rutin di Ponpes miliknya sejak tahun 2012 lalu.

Sempat terhenti karena pandemi, kini pentas wayang di Ponpes Ora Aji sudah kembali berjalan. Ia mengaku keberatan kalau pentas wayang ini dianggap sebagai respons dari apa yang tengah ramai disorot.

Baca Juga:
Ashanty Pamer Momen Jelang Persalinan Aurel Hermansyah, Baju Dokternya Curi Atensi

Wayang Gambar Ustaz Khalid Dimaki dan Dibanting Dalang. (YouTube/Adara Nathania)

"Yang pertama, saya itu nanggap wayang dari 2012, artinya memang Pondok Pesantren Ora Aji itu rutin menggelar pentas wayang cuma berhenti karena persoalan pandemi," ucap Gus Miftah kepada awak media, Senin (21/2/2022).

"Jadi kalau dimaknai pentas wayang itu merupakan respons dari apa yang terjadi saat ini saya pikir kurang pas," sambungnya lagi.

Kemudian, Gus Miftah mengatakan pentas wayang saat itu dihelat atas permintaan para seniman. Sementara kontennya sendiri tak diketahui Gus Miftah, karena merupakan urusan dalang.

Baca Juga:
Millen Cyrus Blak-blakan Jawab Isu Salat Pakai Sarung dan Peci Cuma demi Viral

"Soal konten, atau lakon, atau atraksi di dalam pertunjukan wayang itu merupakan domain dan wilayahnya dalang itu sendiri. Jadi isinya tentang apa, itu kita hanya dikasih pertunjukan lakonnya saja," jelas Gus Miftah lagi.

Gus Miftah

Oleh karena itu, terkait konten mirip ustaz Khalid Basalamah di pertunjukan wayang itu, menurut Gus Miftah merupakan hak sang dalang. Ia menegaskan tidak melakukan intervensi apapun terkait dengan pertunjukan tersebut.

"Pertunjukannya seperti apa itu ya urusan dalang, bukan urusan saya dan saya tidak bisa intervensi itu. Itu sudah merupakan kebiasaan, atraksi panggung atau atraksi dalam pertunjukan wayang itu urusan dalang," ujarnya.

Baca Juga:
Mawar AFI Bongkar Suami Selingkuh dengan Baby Sitter: Kukira Kau Rumah, Ternyata Toilet Umum

Ustaz Khalid Basalamah meminta maaf dan memberikan klarifikasi terkait ceramah wayang. [Instagram@khalidbasalamahofficial]

Lebih lanjut, Gus Miftah tak membantah soal sajak yang diunggah dalam akun Instagram pribadinya adalah pendapat pribadinya. Dirasa menyudutkan salah satu pihak, Gus Miftah merasa perbedaan pendapat di kalangan ulama adalah hal biasa.

"Kalau yang viral atau trending tentang sajak saya, kalau soal kritik ilmu atau perbedaan pendapat dalam ilmu itu suatu yang lumrah jadi sah-sah saja. kalau sajak yang saya buat itu tanggung jawasb saya penuh, tapi kalau atraksi dalam pentas wayang itu merupakan domainnya dalang bukan saya," tuturnya.

Diketahui, dalam potongan video beredar terlihat pentas wayang kulit itu menghadirkan sosok wayang menggunakan peci dan berjenggot mirip ustaz Khalid Basalamah. Adegan selanjutnya, wayang berpeci dan berjenggot itu remuk dihajar wayang lainnya.

Baca Juga:
Sinopsis The Cursed, Drama Korea Mencekam yang Ditulis oleh Sutradara Train to Busan

Load More