Matamata.com - Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion dikaruniai putra tampan yang diberi nama Dia Sekala Bumi. Sejak bayi, bocah yang disapa Kala itu sudah mencuri perhatian.
Sama dengan ayah dan ibunya, Kala memiliki mata bulat yang membuatnya semakin menggemaskan. Terlebih ia sering tampil dengan rambut model mangkok.
Saat ini usia Kala sudah menginjak 5 tahun. Ia nampak semakin tampan dari hari ke hari.
Diketahui keluarga Ayudia saat ini tinggal di Bali. Ikut memeriahkan Nyepi, sang putra didandani dengan baju adat Bali.
Potret Kala mengenakan baju adat Bali itu dibagikan oleh sang ayah di Instagram. Dengan baju adat tersebut, Kala berpose di samping vespa.
"Nakk bali siap siap mau main ogoh ogoh ! Akhirnyaa setelah dua tahun hahahaha // yuk vespaaan yuk nanti sore," tulis Ditto.
Wajah tampan Kala mencuri perhatian netizen. Rambut gondrong dengan ikat kepala udeng membuatnya semakin ganteng dan menggemaskan.
"Blii sekala ganteng amat yah," tulis netizen. "Gasanggup gemoy banget," pungkas lainnya.
"Gemesshh amat mas Kala," timpal netizen. "Aaaah bayik dah gedhe," tulis netizen.
Berita Terkait
-
Ditto Percussion Ajak Keluarga Nyanyikan Ost Film Si Juki The Movie Harta Pulau Monyet
-
Sekala Tetiba Minta Adik ke Ayudia, Respon Ditto Bikin Ngakak: Baru Juga Temanya Anak Tunggal
-
8 Potret Dia Sekala Cosplay Jadi Justin Bieber, Ganteng Banget!
-
Makin Ganteng, Ini 12 Potret Terbaru Sekala Anak Ayudia Bing Slamet
-
7 Nama Anak Artis yang Estetik, Artinya Juga Bagus Banget
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo