Nur Khotimah Rena Pangesti | MataMata.com
Chris Ryan. (Instagram/@christ_ryan)

Matamata.com - Aktor Chris Ryan muncul dengan kabar cukup mengejutkan. Bintang "Cinta 7 Susun" itu mengaku jadi korban robot trading Fahrenheit dengan jumlah kerugian yang tidak main-main.

Chris Ryan dan timnya mengalami rugi hingga Rp30 miliar gara-gara robot trading Fahrenheit. Awalnya, sang aktor hanya ingin mendapat tambahan pendapatan lewat trading. Tapi ujung-ujungnya nihil.

Chris Ryan. (Instagram/@christ_ryan)

"Saya dan tim mengalami kerugian hingga Rp 30 miliar," kata Chris Ryan di Bareskrim Polri, Jakarta pada Selasa (15/3/2022). 

Baca Juga:
Cut Meyriska Akhirnya Ungkap Jenis Kelamin Anak Kedua, Cowok atau Cewek Ya?

Keterlibatan Chris Ryan dalam trading ini bermula saat melihat adanya peluang tambahan pendapat. Terlebih dalam kondisi pandemi virus corona. 

Namun kekinian, pemerintah menyatakan Binomo hingga Quotex merupakan aplikasi ilegal. Di saat itu, Chris Ryan masih santai, lantaran ia meyakini bahwa robot trading Fahrenheit yang diikuti adalah legal. 

"Tapi pada 28 Januari (2022), aktivitas withdraw diberhentikan dengan alasan ingin mematuhi regulasi yang ada," ujar Chris Ryan. 

Baca Juga:
Kuasa Hukum Buka Suara, Rizky Febian Siap Penuhi Panggilan Bareskrim?

Aktor Chris Ryan [Instagram]

Pihak robot trading Fahrenheit menjanjikan bahwa 25 Februari 2022 aktivitas withdraw bisa kembali dijalankan. Nyatanya, hingga 7 Maret 2022 belum bisa dilakukan. 

"Selama satu jam me-margin call-kan, me-loss-kan, semua investasi hilang dan itu diduga sampai Rp 5 triliun (dari keseluruhan korban)," ungkap Chris Ryan.

Mengingat banyaknya kerugian, Chris Ryan dan korban lainnya membuat laporan ke Bareskrim Polri.

Baca Juga:
Mobil Dimas Ahmad Ringsek usai Kecelakaan, Nagita Slavina Sayang Mau Betulin: Mendingan Beli Baru!

Aktor Chris Ryan (kiri) membuat laporan di Mabes Porli dalam kasus robot trading Fahrenheit, Selasa (15/3/2022). [istimewa]

Hanya saja karena sudah ada kasus serupa sebelumnya, maka laporan ini disatukan bersama yang lainnya.

"Sementara, lapor korban diakomodir menjadi satu di Subdit V Bareskrim Polri berdasarkan laporan yang sudah ada lebih dulu," tutur kuasa hukum Chris Ryan, Sukma Bambang Susilo.

Baca Juga:
Arief Muhammad Main Bareng Anak, Gading Marten Geregetan Lihat Cara Asuhnya

Load More