Angelina Sondakh ziarah ke makam Adjie Massaid. (MataMata.com/Angga Budhiyanto)

Matamata.com - Setelah bertahun-tahun mendekam di penjara karena kasus korupsi, Angelina Sondakh kini bisa menghirup udara bebas. Ia didakwa bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

Meski sudah mengaku bersalah, istri mendiang Adjie Massaid itu memilih diam dan ogah membongkar siapa dalang korupsi Hambalang yang sesungguhnya. Hal itu dilakukan Angelina Sondakh demi keselamatan putranya, Keanu Massaid.

"Saya takut, saya masih berpikir Keanu harus selamat, dan kalau saya dibilang penakut, saya terima. Karena saya lebih mau lihat Keanu tumbuh besar normal tanpa ketakutan juga di (dalam diri) Keanu," kata Angelina Sondakh dengan berderai air mata saat hadir sebagai bintang tamu acara Rosi.

Baca Juga:
Angelina Sondakh Nangis Pilu di Makam Adjie Massaid, Menyesal Tak Jadi Ibu yang Baik

Rosiana Silalahi sebagai pembawa acara mencoba mengulik lebih dalam alasan Angelina Sondakh tak mau membongkar dalang kasus korupsi Hambalang.

"Kalau kamu mengatakan the big aktor di belakang megakorupsi Hambalang, itu harga bayarannya adalah keselamatan Keanu?" tanya Rosi.

Pengakuan Angelina Sondakh (instagram.com)

Sayangnya Angelina Sondakh tak mau menjelaskan secara blak-blakan. Ia hanya menegaskan bahwa korupsi tersebut terjadi tak hanya dilakukan oleh dirinya seorang diri.

Baca Juga:
Hias Makam Adjie Massaid dengan Bunga Jelang Ramadhan, Angelina Sondakh Beri Pesan ke Petugas TPU

Saat cuplikan video itu diunggah oleh akun IG @lambegosiip, para netizen merasa sedih mendengar pengakuan Angelina Sondakh.

"Ngeri sih dunia politik. makanya kalo udah nyemplung, mau orang baik pasti keseret jadi jahat, orang lingkungannya kayak gitu," tulis netizen.

"Gimana pun mbak Angie juga menerima korupsi. masalah dalangnya semoga Allah yang balas lebih kejam," pungkas Angelina Sondakh.

Baca Juga:
Mendadak Jadi Tukang, Angelina Sondakh Ngecat Rumah Sampai Perbaiki Wastafel Sendiri

"Semoga dalangnya dapat balesan setimpal dari Allah mbak. Allah ga tidur," timpal lainnya.

Load More