Matamata.com - Bonge yang merupakan salah satu ikon Citayam Fashion Week mengungkapkan niatnya untuk melanjutkan pendidikan. Ia mengatakan sudah putus sekolah sejak kelas 3 Sekolah Dasar (SD) karena masalah ekonomi. Sejak itu, ia memutuskan membantu orangtua dengan menjadi pengamen.
"Bonge kan sekolah cuma sampai kelas 3 SD," kata Bonge, ditemui di kawasan Tanah Kusir, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Sebelum viral bersama Citayam Fashion Week, Bonge ngamen seharian demi bisa makan. Tak jarang remaja asal Cilebut, Bogor itu juga tidur di jalanan agar besoknya bisa kembali mengamen di Jakarta.
"Terus keluar (rumah) ngamen. Kadang tidur di jalan, biar besok langsung ngamen lagi," ujar Bonge.
Di balik ketenarannya saat ini, Bonge punya mimpi untuk bisa sekolah lagi. Bahkan ketika mendengar wacana beasiswa dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Bonge mengaku siap menerimanya.
"Mau sekolah lagu. Kalau dapet (beasiswa) mau, kan content creator bisa belakangan tapi sekolah duluan," kata Bonge.
Beberapa waktu lalu Sandiaga Uno sempat mengatakan ingin memberi beasiswa untuk anak-anak putus sekolah bagi mereka yang kerap nongkrong di Citayam Fashion Week. Namun, belum diketahui lanjutan dari wacana tersebut.
Sebagai informasi, Bonge memang memiliki latar belakang keluarga yang kurang mampu. Ayahnya memutuskan bunuh diri dengan memotong lidahnya sendiri usai tak kuat mengidap penyakit kanker paru-paru yang menggerogotinya.
Berita Terkait
-
Baim Wong Ungkap Hubungannya dengan Ridwan Kamil usai Ditegur: Niat Saya Nggak Seperti Itu
-
Deretan ABG Viral 2022: Bonge Citayam hingga Fajar Sad Boy
-
Ada Bonge Citayam, Ini Sosok yang Menyita Perhatian Publik di Tahun 2022!
-
Terhempas dari Dunia Entertainment, Ngenesnya.. Bonge Citayam Live TikTok sambil Wajah Dilumuri Bedak
-
Citayam Fashion Week Udah Gak Hits Lagi, Bonge Sibuk Ngurus Ikan di Rumah
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo