Matamata.com - Rara Pawang Hujan kerap jadi sorotan saat menjalankan aksinya. Selain kemampuannya mengendalikan hujan, Rara juga menarik bagi netizen dari sisi kolom agama di Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya.
Ada yang menyebut Mbak Rara beragama Islam, namun dalam pengakuannya, perempuan 38 tahun ini menegaskan bahwa dirinya bukan beragama Islam.
"Non muslim, KTP aku non muslim," kata Mbak Rara ditemui di Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis (1/9/2022).
Hal ini juga sekaligus menjawab rumor yang menyebutkan Mbak Rara menganut aliran Kejawen.
Mbak Rara bahkan bersedia memperlihatkan KTP kepada awak media. Di sana tertera keterangan keyakinan adalah 'Kepercayaan Terhadap Tuhan yang Maha Esa'.
"Bukan, saya sudah aliran kepercayaan ini," ujar perempuan bernama lengkap Raden Rara Istiati ini.
Mbak Rara menerangkan, keyakinan tersebut boleh ditulis pihak sensus penduduk. Bahkan katanya sudah legal sejak beberapa tahun lalu.
"Sejak 2017 atau 2018 gitu," kata Mbak Rara.
Namun ketika ada orang yang meminta bantuan kepada Mbak Rara soal mengendalikan hujan, ia akan mempersilakan mereka berdoa sesuai dengan agama masing-masing.
"Ketika aku ada teman, contohnya, mau doa nih pawang hujan sama aku, nah mereka berdoa sesuai dengan agama mereka," ujarnya mengakhiri.
Baca Juga
Berita Terkait
-
Mbak Rara Pawang Hujan Gagal Tahan Hujan di GBK saat Timnas Indonesia vs Argentina
-
Fantastis! Ternyata Hampir Rp 1 Miliar, Mbak Rara Blak-Blakan Bongkar Gajinya Sendiri
-
Diterpa Isu KDRT, Lesti Kejora dan Rizky Billar Ternyata Pernah Diwanti-wanti Mbak Rara
-
Mbak Rara Diduga Gagal Hentikan Hujan, Bikin Zaskia Adya Mecca Gemes Total!
-
Gracia Indri Hamil, Momen Ferdy Sambo dan Istri saat Rekonstruksi Disorot
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo