Matamata.com - Dugaan penipuan yang dialami oleh Jessica Iskandar memang memberikan dampak negatif dalam kehidupannya. Tak hanya secara emosional, namun juga finansial.
Dampak finansial ini pun membuat dirinya merasa kesulitan memenuhi berbagai tanggung jawabnya. Termasuk untuk cicilan rumah yang harus dibayar.
Tak hanya satu bulan, dikabarkan bahwa cicilan rumahnya ini sudah nunggak sampai selama tiga bulan. Sontak ini pun mengundang banyak simpati.
Walaupun mendapatkan tawaran pertolongan dari Raffi Ahmad, Jessica Iskandar tak berhenti berjuang begitu saja.
Istri dari Vincent Verhaag ini tetap berusaha untuk bisa membayar cicilannya dengan tangan sendiri dan hasil pekerjaannya.
Seperti yang diunggah oleh channel YouTube Cumicumi pada Jumat (11/11/2022) lalu. Melalui sebuah wawancara, ia mengungkapkan keputusan yang ia ambil.
Ternyata ibu dari dua anak ini rela untuk mengambil pekerjaan yang jauh dimanapun itu berada selama masih mampu ia lakukan.
Ia mendapatkan sebuah pekerjaan menyanyi setidaknya empat lagu. Namun pekerjaan tersebut tidak bisa dilakukan di dekat tempat tinggalnya di Bali.
"Aku ada kerjaan, kebetulan. Job menyanyi. Beneran lho, aku nggak bercanda, aku nyanyi, empat lagu," kata Jessica Iskandar.
Walaupun pekerjaan tersebut ada di Papua, ia memilih untuk melakukannya. Hal ini lantaran hasilnya bisa ia gunakan untuk membayar cicilan rumah.
"Ya namanya kerjaan ya, kalo ada, bisa dijalanin ya diambil. kan, juga bisa nutup-nutupin cicilan," tambah Jessica Iskandar.
Sementara itu, karena berada di tempat yang jauh, ia mengatur semuanya dengan lebih tepat. Ia juga membuat jadwal khusus agar semuanya bisa berjalan dengan lancar.
"Itu pun aku persingkat, sesingkat-singkatnya. Jadi malam ini berangkat, nyampe pagi, acara malemnya, besoknya langsung (pulang)," ungkap Jessica Iskandar.
Berita Terkait
-
Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Raja Ampat, Tinjau Program Makan Bergizi Gratis dan Adat Mansorandak
-
Gibran Kritik Minimnya Penerangan dan Pemeliharaan Sentra Pendidikan Mimika
-
Kunjungan Kerja Wapres Gibran di Papua: Tinjau Bandara Douw Aturure dan Proyek IKN Papua
-
Polri Bentuk Satgas Haji 2026: Antisipasi Penipuan dan Visa Ilegal Jemaah
-
Otorita IKN Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen Pegawai, Minta Masyarakat Waspada Hoaks
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo