Matamata.com - Budi Dalton dikabarkan dipolisikan usai diduga menyebut miras sebagai minuman Rasulullah. Ucapan itu hadir saat Budi Dalton membuat acara bersama Sule dan Mang Saswi di YouTube.
Musisi dan seniman Sunda berusia 50 tahun ini diduga mengatakan miras adalah minuman Rasulullah dan disambut tawa yang lainnya.
Usai heboh hingga dilaporkan ke Mabes Polri oleh Novel Bamukmin, Wasekjen Persaudaraan Alumni 212, Budi Dalton meminta maaf.
"Dalam video ini saya sekali lagi mohon maaf. Apabila (video) viral ini jadi bikin gaduh," kata Budi Dalton dikutip dari akun TikTok @rbachjoe234, Sabtu (19/11/2022).
Selain meminta maaf, Budi Dalton juga memberikan klarifikasi. Menerangkan, video yang viral itu sudah dipotong.
Sehingga hasilnya terkesan menghina Nabi Muhammad. Padahal kata Budi Dalton ia tak bermaksud melakukan hal itu.
"Apabila video lengkap itu dipotong, tentunya akan berubah makna atau arti. Maksudnya saya ingin mengubah imej negatif tentang apa itu miras menjadi nilai yang positif," paparnya.
Berita Terkait
-
Nathalie Holscher Betah Menjomblo, Ini Penyebabnya
-
Viral! Nathalie Holscher Terima Saweran Rp150 Juta, Warganet Akui Kesalahan dan Minta Maaf
-
Waduh! Sule Jawab Cibiran Netizen soal Cucu Pertama Lahir Lebih Cepat
-
Mahalini Lahirkan Bayi Perempuan Diberinama Zairee Selina Quinlyn Kareema Febian
-
Mahalini Dikabarkan Hamil Anak Pertama, Sule Ingin Cucu Laki-laki
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo