Matamata.com - Ki Joko Bodo mengembuskan nafas terakhir pada hari ini, Selasa (22/11/2022) sekitar pukul 09.57 WIB di usia 57 tahun. Meski belum disebutkan penyebab pastinya, keluarga membantah bahwa kematian mantan paranormal itu dikarenakan akibat guna-guna.
Beberapa bulan yang lalu, setelah Ki Joko Bodo mengumumkan sudah berhijrah, pemilik nama asli Agung Yulianto itu sempat jatuh sakit hingga kesulitan berjalan.
Menurut putri dari istri ketiga, Ayda Prasasti, asam urat Ki Joko Bodo yang sudah diderita sejak lama kembali kambuh.
Alih-alih melihatnya sebagai musibah dan akibat dari santet, Ayda Prasasti menganggap penyakitnya itu sebagai penghapus dosa.
"Aku pernah dengar ya, pernah baca juga kalau misalkan penyakit yang diberikan ke kita adalah sebuah pengampunan dosa," kata Ayda Prasasti, dalam sebuah wawancara beberapa waktu lalu.
Ayda Prasasti mengatakan bahwa setiap manusia tidak luput dari kesalahan, sehingga dosa-dosa tersebut digugurkan melalui sakit.
"Ketika kita sakit, maka dosa-dosa kita dihapuskan, mungkin awal-awal bagian dari itu. Karena kan, manusia tidak luput dari kesalahan dan cara menghapuskan dosa ya salah satunya dengan diadakannya penyakit," ujar Ayda Prasasti.
Diketahui, sebelum meninggal, Ki Joko Bodo sempat menyempatkan diri untuk melaksanakan salat. Hal ini diungkapkan oleh rekannya yang juga seorang paranormal, Ki Prana Lewu dalam unggahan Instagram.
"Saya menjadi saksi, bahwa saat azan tiba, almarhum langsung berada di musala untuk melaksanakan salat," tulis Ki Prana Lewu.
Berita Terkait
-
Disebut Rebutan Harta, Anak Ki Joko Bodo Murka: Di Mana Hati Nurani Kalian?
-
Putri Ki Joko Bodo Murka Diberitakan Rebutan Warisan Ayahnya: Di Mana Hati Nurani Kalian?
-
Ungkapan Cinta ke Istri dan Anak, Ki Joko Bodo Bangun Candi Sebelum Meninggal Dunia
-
'Gak Nyangka Ayah Bisa Kembali ke Fitrah', Anak Bersyukur Ki Joko Bodo Hijrah sebelum Meninggal
-
10 Potret Istana Wong Sintinx Rumah Ki Joko Bodo, Kini Disulap Jadi Masjid
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo