Matamata.com - Kasus penyekapan terhadap mantan sopir Nindy Ayunda, Sulaiman masih terus berlanjut. Pengacara dari pihak lelaki yang akrab disapa Leman, Fahmi Bachmid menghadirkan saksi kunci.
Saksi tersebut bernama Lia Karyati, sosok yang juga disekap bersama Sulaiman. Ia disuruh memberikan keterangan palsu soal penyekapan.
"Aku disuruh ngomong nggak disekap," kata Lia Karyati di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (22/11/2022).
Lia Karyati mau tidak mau melakoni suruhan itu. Sebab ia berada dalam tekanan ancaman.
"Aku mau dicongkel matanya dan dibunuh," terang Lia Karyati.
Kala itu Lia Karyati tidak berani bersuara. Tapi kini karena sudah didampingi pengacara, ia pun membeberkan fakta yang terjadi padanya.
Tak hanya mengatakan jika dirinya mendapat ancaman, Lia Karyati bahkan berani menyebut inisial yang menyekapnya kala itu.
"Inisialnya DS. Kalau penyekapan nggak mungkin satu orang, ada yang lain," tuturnya.
Sejumlah penjelasan itu telah disampaikan kepada penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Secara detail, Lia Karyati bahkan mendapat 60 pertanyaan atas pemeriksaan saksi tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, Nindy Ayunda dilaporkan Rini Diana terkait dugaan penyekapan suaminya Sulaiman, Februari 2021.
Sulaiman yang merupakan mantan sopir Nindy bukan hanya diduga menjadi korban penyekapan tapi juga pemukulan.
"Waktu itu ada pemukulan di bagian leher, dada, sama kepala saya," ujar Sulaiman usai bertemu penyidik Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa dini hari (5/7/2022).
Berita Terkait
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Mentan Amran Cabut Izin Distributor Pupuk Subsidi Usai Terima Laporan Mahasiswa BEM
-
Bapanas Antisipasi Deflasi Pangan 2026: Stok Cabai dan Jagung SPHP Mulai Disalurkan
-
Stok Beras Tembus 5 Juta Ton, DPR Puji Akselerasi Swasembada Pangan Mentan Amran
-
Stok Bulog Tembus 5,1 Juta Ton, Mentan Amran Tegaskan Harga Beras Tidak Naik
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo