Matamata.com - Gibran Rakabuming Raka alias sosok yang saat ini tengah menjabat menjadi Wali Kota Solo, mengaku kesal karena adik bungsunya Kaesang Pangarep tak kunjung pulang ke Solo. Gibran kesal karena dirinya mendapat tanggung jawab sebagai juru bicara pernikahan Kaesang dan belum paham soal rangkaian acaranya.
Calon manten ora ndang mulih, kene arep nggawe acara yo bingung (Calon pengantin nggak kunjung pulang, sini mau buat acara ya bingung)," ujar Gibran dikutip Rabu (07/11/2022).
Saat ditanya tentang kapan waktu Kaesang akan kembali ke Solo. Gibran seolah membuat kode pusing memikirkan hal tersebut.
"(Rencana pulang kapan) Mbuh. Ra ngerti Kudune sesuk mulihe (nggak tahu kapan pulang, harusnya besok pulangnya)," sambungnya.
Gibran terang-terangan mengaku repot karena hal ini. Terlebih Gibran menyebut sang adik, Kaesang tak pernah ikut rapat kepanitiaan.
Tag
Berita Terkait
-
Gerindra Bantah Isu Budi Djiwandono Perintahkan Awasi Pergerakan Wapres Gibran
-
Wapres Gibran Boyong Lima Mahasiswa Kunker Maraton ke NTT hingga Papua
-
Wapres Gibran Pastikan Tata Kelola Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Bebas Korupsi
-
Wapres Gibran Melayat Almarhum Ryamizard Ryacudu di Gedung Kemhan
-
Wapres Gibran Tekankan Pentingnya Penguatan Toleransi dan Moderasi Beragama
Terpopuler
-
Menhut Raja Juli Antoni Luncurkan Nature Finance untuk Konservasi Taman Nasional
-
Iran Diduga Serang Kapal Kargo Singapura di Selat Hormuz
-
Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Batu Bara PLTU Sudah Aman dan Lancar
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo