Ade Wismoyo | MataMata.com
Artis Dituduh Apropriasi Budaya (instagram/@kaesangp)

Matamata.com - Istilah apropriasi budaya ramai diperbincangkan setelah Kaesang Pangarep dituduh melakukannya dalam salah foto prewedding dengan Erina Gudono. Dalam foto, pasangan yang akan menikah ini memakai baju adat Papua.

Apropriasi budaya merupakan perampasan budaya yang bukan milik sendiri. Berbagai jenis budaya yang dimaksud bisa dalam hal pakaian, gaya rambut, dan banyak lagi.

Selain Kaesang, ada cukup banyak pesohor yang pernah menuai kontroversi lantaran dianggap melakukan apropriasi budaya. Siapa saja? Berikut deretan artis yang pernah dituduh apropriasi budaya.

Baca Juga:
'Definisi Tidak Memberatkan Juga Tidak Merendahkan', Mahar Murah Kaesang Pangarep Jadi Sorotan

1. Kaesang Pangarep

Artis Dituduh Apropriasi Budaya (instagram/@kaesangp)

Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dituduh melakukan apropriasi budaya lantaran memakai baju adat Sali alih-alih Koteka. Sali biasanya hanya dikenakan oleh wanita. Veronica Koman, seorang pengacara hak asasi manusia menyebut bahwa konsep foto Kaesang termasuk apropriasi budaya.

2. Agnez Mo

Baca Juga:
Kaesang Bakal Gas Pol Bulan Madu usai Nikah, soal Momongan Ikut Maunya Erina: Itu Badan Dia

Artis Dituduh Apropriasi Budaya (instagram/@agnezmo)

Agnez Mo juga pernah dituduh mengapropriasi budaya karena gaya rambutnya ditata persis anyaman khas Papua. Penyanyi berbakat itu disebut tidak sensitif terhadap penderitaan dan diskriminasi yang dihadapi masyarakat Papua.

3. Nagita Slavina

Artis Dituduh Apropriasi Budaya (instagram/@raffinagita1717)

Nagita Slavina dituduh melakukan apropriasi budaya terkait penampilannya saat menjadi duta PON XX Papua. Penunjukkan istri Raffi Ahmad itu dianggap dapat menimbulkan kesalahpahaman terhadap budaya Papua.

Baca Juga:
Gibran Kesal Kaesang Gak Pulang-pulang Padahal Mau Nikah: Anak Bontot Terima Beres!

4. Lisa BLACKPINK

Artis Dituduh Apropriasi Budaya (instagram/@lalalalisa_m)

Penampilan Lisa BLACKPINK dalam foto teaser single debut solonya, Money, dianggap sebagai bentuk apropriasi terhadap budaya Afrika. Saat itu Lisa tampil dengan gaya rambut kepang merah cerah dengan kuncir kuda.

5. Hendery NCT

Baca Juga:
Pilih Suvenir Tamu VIP Nikahan Kaesang Erina, Ibu Negara Turun Tangan

Artis Dituduh Apropriasi Budaya (instagram/@i_m_hendery)

Hendery NCT menuai kontroversi setelah berpose dengan rambut gimbal palsu berpadu ikat kepala bergaya Rastafarian dalam salah satu unggahannya di Weibo. Idol SM Entertainment itu dikritik melakukan perampasan budaya Afrika.

6. Justin Bieber

Artis Dituduh Apropriasi Budaya (instagram/@justinbieber)

Tak jauh beda dengan Hendery NCT, Justin Bieber juga dikecam karena beberapa kali tampil dengan rambut gimbal. Promosi menggunakan kampanye Black Lives Matter juga dianggap sebagai tingkah apropriasi budaya yang tidak pantas.

7. Katy Perry

Artis Dituduh Apropriasi Budaya (instagram/@katyperry)

Katy Perry menuai kecaman pegiat budaya terkait penampilannya di American Music Awards pada 2013. Perry membawakan Unconditionally menggunakan set bertema Geisha Jepang yang dianggap menstereotipkan perempuan Asia.

8. Kim Kardashian

Artis Dituduh Apropriasi Budaya (instagram/@kimkardashian)

Kim Kardashian beberapa kali dikritik melakukan perampasan budaya dengan penampilannya. Kim bahkan dituding sering memanfaatkan budaya orang kulit hitam untuk popularitasnya.

9. Rihanna

Artis Dituduh Apropriasi Budaya (instagram/@badgalrir)

Rihanna pernah dikecam lantaran memakai kalung berlambang Ganesha, salah satu dewa yang diagungkan pemeluk agama Hindu. Apalagi saat itu dia tampil telanjang dada hanya mengenakan celana super pendek.

10. Scarlett Johansson

Artis Dituduh Apropriasi Budaya (instagram/@scarlettjohanssonworld)

Keputusan Scarlett Johansson membintangi film Ghost in the Shell yang diangkat dari komik klasik Jepang berujuk kritik tajam. Selain dianggap sebagai apropriasi budaya, si Black Widow juga dianggap menunjukkan praktik whitewashing di Hollywood.

Itu dia deretan artis yang pernah dituduh apropriasi budaya. Bagaimana pendapatmu?

Kontributor: Chusnul Chotimah
Load More