Matamata.com - Feni Rose telah memberikan keterangan atas laporan dugaan pencemaran nama baik dari Deolipa Yumara. Ia memenuhi panggilan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan.
"Beliau tadi sudah di BAP," ujar Deolipa Yumara di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (13/12/2022).
Selama bertemu penyidik, Feni Rose disebut Deolipa Yumara tidak menunjukkan rasa bersalah.
"Kalau dari pernyataan penyidik kepada saya, ya datar-datar saja. Mungkin saja merasa tidak bersalah," kata Deolipa Yumara.
Feni Rose bahkan menolak berdamai dengan Deolipa Yumara. Ia meminta penyidik melanjutkan proses hukum atas laporan sang pengacara.
"Tadi kabarnya sudah bicara sama penyidik. Penyidik meminta restorative justice, tapi kabarnya beliau menolak. Katanya lanjut saja," ujar Deolipa Yumara.
Deolipa Yumara sendiri menyayangkan kenapa Feni Rose menolak tawaran damai dari penyidik. Ia pun menegaskan siap memenuhi tantangan sang presenter melanjutkan proses hukum.
"Yang penting, ini proses hukum berjalan," ucap Deolipa Yumara.
Sementara itu, Feni Rose menghindari awak media usai diperiksa. Ia diduga meninggalkan Mapolres Metro Jakarta Selatan lewat pintu lain yang tidak terdapat kerumunan wartawan.
Sebagai informasi, Deolipa Yumara melaporkan Feni Rose ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 29 Agustus 2022. Ia menuding perempuan 49 tahun melakukan pencemaran nama baik saat berbincang dengan Tata Liem.
Laporan Deolipa Yumara terhadap Feni Rose terdaftar dengan nomor perkara LP/B/2061/VIII/2022/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA. (Adiyoga Priyambodo)
Tag
Berita Terkait
-
Feni Rose Blak-blakan Curigai Rumah Tangga Ria Ricis Dan Teuku Ryan Retak: Lho Kok Bisa?
-
Gaya Hijab Geni Faruk Jadi Omongan, Auto Dibandingkan dengan Feni Rose: Model Jilbab Negara Mana Sih?
-
Nangis Curhat Buka Cadar untuk Kerja, Inara Rusli Malah Dihina Lebay: Si Paling Ngurus Anak!
-
Dianggap Nyinyiri Penampilan Seksi Luna Maya, Kartika Putri Banjir Cibiran: Jangan Sok Suci
-
Jeje Govinda Akui Makin Mesra dengan Syahnaz Sadiqah, Feni Rose Nyinyir: Kita Doakan..
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo