Matamata.com - Mau Terjun ke Politik demi Bantu Rakyat, Nikita Mirzani Balik Disindir: Nanti Bantuannya Diminta Lagi!
Nikita Mirzani berniat melebarkan karier ke dunia politik. Niat itu disampaikan langsung oleh Nikita Mirzani ketika berbincang dengan Onadio Leonardo di kanal YouTube The Leonardo's.
Bukan sembarangan, Nikita Mirzani ingin terjun ke dunia politik karena ingin membantu rakyat yang membutuhkan. Ia mengaku tertarik maju ke dunia politik sejak sekitar dua tahun lalu.
"Gue mau terjun ke politik, sebetulnya dari tahun lalu gue udah mau. Tapi gua nggak mau ketika gua terjun ke politik, gue jadi orang bodoh yang nggak tahu apa-apa. Gue harus belajar," kata Nikita Mirzani melansir YouTube The Leonardo's, Kamis (2/2/2023).
Nikita Mirzani tidak ingin terlihat bodoh dengan tidak bisa menjawab pertanyaan dari orang lain ketika sudah menjadi politikus.
Wanita 36 tahun ini pun menyindir bahwa sebenarnya banyak orang yang terjun ke dunia politik tanpa mengerti dunia yang digelutinya itu. Mereka hanya menginginkan sejumlah keuntungan ketika menjadi politikus saja.
"Banyak sekarang orang masuk politik itu nggak ada otaknya, nggak ada isinya. Cuman mau terjun-terjun aja, mungkin tergiur lo bisa dapat tanda tangan, orang bisa bayar sekian, segala macam," sambungnya.
Sebelumnya, Nikita Mirzani sempat mengungkap keinginannya mencalonkan jadi caleg DPR RI karena ingin membantu orang yang kesulitan.
"Ingin ngebantu orang yang memang susah, yang wajib ditolong. Indonesia kan rawan bullying ya. Bullying orang sini tuh kacau," kata Nikita Mirzani mengutip kanal Hitz Infotainment.
Video Nikita Mirzani ingin terjun ke dunia politik pun viral dan diunggah kembali oleh @real.dramahaluu pada Kamis (2/2/2023). Mengetahui keputusan itu, banyak netizen yang kurang setuju Nikita Mirzani menjadi politikus.
Nikita Mirzani takut bantuan yang diberikan akan diambil kembali. Hal ini terkait dengan sikap Nikita Mirzani ke Bunda Corla baru-baru ini.
"Wah, bahaya ini, nanti habis bantu rakyat, eh, bantuannya diminta lagi," komentar netizen. "Jadi anggota dewan bisa seenaknya memaki orang lain miskin," respons yang lain. "Halu, uang Rp 100 juta katanya mau dibagi bagikan ke pendukungannya aja hanya omongan doank," pungkas netizen.
Berita Terkait
-
Mawar de Jongh jadi Penderita Kanker: Berat Banget
-
Eddy Soeparno: Pertumbuhan Ekonomi 5,12 Persen Jadi Sinyal Optimisme di Era Prabowo
-
Reza Gladys Melawan di Persidangan, Bikin Nikita Mirzani dan Pengacara Terdiam
-
Siap Bongkar Fakta di Persidangan, Nikita Mirzani Hadapi Bos Skincare Reza Gladys
-
Harapan dan Doa Onadio Leonardo: Istri Hamil Lagi Usai 3 Kali Keguguran, Kini Lebih Protektif demi Keluarga
Terpopuler
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo