Matamata.com - Nikita Mirzani baru-baru ini memberikan komentar setelah menyaksikan debat cawapres. Dia menganggap Gibran Rakabuming menjadi salah satu sosok yang perlu diperhitungkan meski sejak lama dirinya telah diragukan banyak pihak.
"Yang selalu dicaci maki, dihujat, anak ingusan, asam sulfat, belimbing sayur, lemes planga plongo, kurang tidur, politik dinasti dan semua hujatan tertuju kepada mas gibran, Kini para penghujat itu TERDIAM!" tulis Nikita Mirzani pada postingan Instagramnya dikutip pada Sabtu, (23/12/2023).
Nikita pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Gibran Rakabuming karena sudah membuat para pendukungnya merasa bangga. Gibran juga telah membuktikan jika dirinya tidak seperti yang orang lain katakan.
"Terima kasih mas gibran anda telah membuat saya & para pendukungmu yang lain merasa bangga, pelajaran yang dapat kita petik adalah jangan liat orang selalu dari penampilannya & umurnya netizen," tulis Nikita Mirzani.
Selain itu, sentimen positif lainnya diikuti oleh cawapres nomor urut 3, Mahfud MD sebanyak 64,03 persen dan sentimen negatif 35,97 persen, terakhir Cak Imin 4,27 persen.
Berita Terkait
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
Respons KPK Terkait Instruksi Presiden Prabowo Soal Penguatan Anggaran Pemberantasan Korupsi
-
Ada Indikasi Penyelewengan di BGN, Presiden Prabowo Subianto Panggil BPKP dan PPATK
-
Bahasa Prancis Wacana Masuk Kurikulum, Komisi X DPR Minta Pemerintah Kaji Matang
-
Gerindra Puji Sikap Elegan Megawati yang Tetap Hormati Presiden Prabowo
Terpopuler
-
Mensesneg Respons Usulan Menteri HAM soal Jabatan Sipil dalam Revisi UU Polri
-
Menkeu Purbaya Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Bebani Fiskal Nasional
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
-
Kunjungan Wisman April 2026 Naik, Devisa RI Tembus Rp68 Triliun
-
John Herdman Bangga Mathew Baker Jadi Debutan Termuda Timnas Indonesia
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo