Matamata.com - Raffi Ahmad dan Nagita Slavina turut berpartisipasi dalam Pemilu 2024 yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia pada hari Rabu (14/2). Mereka mendatangi TPS di dekat kediaman mereka untuk menyalurkan hak pilihnya.
Raffi sempat merekam suasana di TPS saat ia menunggu giliran untuk mencoblos. Namun, antusiasmenya terhalang oleh teguran dari petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara).
"Aa Raffi mohon maaf dilarang mendokumentasikan apa pun di dalam TPS," ujar salah satu petugas KPPS kepada Raffi Ahmad.
Raffi pun sigap segera menurunkan ponselnya setelah mendapatkan teguran dari petugas KPPS tersebut.
Sementara itu, Nagita Slavina yang tengah duduk menunggu giliran sambil memainkan ponselnya juga sempat ditegur karena membawa tas ke dalam bilik TPS. Gigi pun menitipkan tasnya kepada Raffi.
Setelah menyelesaikan proses pencoblosan, Raffi dan Gigi mengaku lega. Raffi pun menyampaikan harapannya untuk pemimpin Indonesia selanjutnya.
"Lima menit untuk lima tahun. Siapa pun pilihannya yang penting kita kalau memilih yang damai, ya saling menghargai perbedaan, saling menghargai pilihan," ujar Raffi.
"Mudah-mudahan pemimpin negeri ini bisa amanah, semoga pemilu bisa damai, apapun pilihan kita, nggak apa-apa berbeda, ini kan demokrasi Indonesia, yang penting kita saling menghargai, siapapun yang menang, itu yang terbaik," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Jepang Sebut Indonesia Destinasi Investasi Menjanjikan, Sektor Otomotif Jadi Andalan
-
RI Peringkat 2 Dunia Ketahanan Energi, Golkar: Buah Strategi Tepat Presiden Prabowo
-
Prabowo Beri Arahan Strategis ke Dudung Abdurachman, Bahas Pertahanan dan Geopolitik Global
-
Presiden Prabowo Terima Laporan Realisasi Investasi Kuartal I 2026 yang Lampaui Target
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo