Matamata.com - Istri mendiang musisi Wajid Khan, Kamalrukh Khan membeberkan kalau keluarga suaminya sudah memaksanya untuk masuk Islam. Dia bahkan menyebut dirinya sampai diancam dengan perceraian kala itu.
Fyi, Wajid merupakan salah satu dari duo komposer musik Sajid-Wajid yang terkenal. Dia meninggal dunia pada 1 Juni 2020 karena infeksi ginjal dan juga dinyatakan positif Covid-19.
Tudingan Kamalrukh Khan itu diungkapkannya lewat postingannya di akun Instagram pribadinya, @kamalrukhkhan, Sabtu (28/11/2020).
Terlahir sebagai Parsi, Kamalrukh mengatakan dia berjuang mati-matian untuk 'cara berpikir yang mengerikan' ini selama pernikahan. Akibatnya, dia diasingkan oleh keluarga suaminya dan dianggap orang buangan.
Meskipun Kamalrukh menghormati setiap keyakinan, namun penolakannya untuk masuk Islam memperburuk hubungannya dengan Wajid.
Hubungan tersebut, menurutnya menjadi cukup mengganggu hingga menghalangi Wajid untuk menjadi ayah yang baik bagi anak-anaknya.
"Martabat dan harga diri saya tidak mengizikna saya untuk tunduk padanya dan keluarganya dengan masuk Islam." katanya.
Ia ternyata juga mengungkapkan betapa rindunya dengan mediang suaminya dulu. Walid yang dikenal sebagai komposer berbakat itu mengabadikan hidupnya untuk membuat lagu. Sehingga tak punya banyak waktu untuk istri dan anak-anaknya.
"Anak-anak dan saya sangat merindukannya dan kami berharap dia mendedikasikan lebih banyak waktu untuk kami sebagai keluarga tanpa prasangka agama, seperti yang dia lakukan saat menciptakan lagu," tulisnya.
"Kami tidak pernah menjadi keluarga karena dia dan keluarganya fanatik terharap agama," tambahnya.
Kamalrukh menyimpulkan dengan mengatakan setelah suaminya meninggal, pelecehan dari keluarga Walid masih terus berlanjut.
Dalam curhatan panjang itu, ia masih menuliskan sebuah caption ini, "Hidup dan biarkan hidup yang seharusnya dengan satu agama yang kita semua praktikkan," tulisnya.
Beberapa netizen yang melihat postingan itu tampak salut atas keberanian sahabat Kajol ini untuk menceritakan hubungan kurang baiknya dengan keluarga suami.
"Salut & Hormat padamu karena membela hak & keyakinanmu," komentar netizen.
"Terima kasih telah berbagi, terkadang kita lupa bahwa agama adalah buatan manusia dan memiliki iman dan kepercayaan kepada Tuhan tidak ada hubungannya dengan agama," komentar netizen lainnya.
"Terima kasih sudah angkat bicara. Terima kasih telah menjadi suara jutaan wanita yang menikah dalam keluarga lintas agama di seluruh negeri. Orang-orang yang disebut "liberal" ini bahkan menolak untuk percaya bahwa masalah ini ada," tambah yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
Terkini
-
Inspiratif! Magdolin Boukhary Tekankan Transformasi Budaya dan Kepemimpinan Nilai di MEYS 2025
-
Suara Segar dari MEYS 2025: Manal Boujnir Dorong Pemuda Muslim Peduli Lingkungan
-
MEYS 2025: Nida Saithi Bicara Kepemimpinan Etis dan Literasi Hukum untuk Generasi Muda
-
Joneri Alimin Jadi Sorotan di MEYS 2025, Bicara Diplomasi Ekonomi dan Peran Pemuda Muslim
-
MEYS 2025: Pemuda Dunia Jalani Kompetisi di Makkah, Ini Daftar Pemenangnya!