Matamata.com - Widy Vierratale mengatakan bahwa dirinya menjadi korban pelecehan oleh seseorang diduga oknum petinggi. Melalui Instagram-nya, Widy Vierratale membongkar satu per satu insiden pelecehan yang ia alami.
Melansir Suara.com, berikut fakta-fakta pelecehan yang dialami Widy Vierratale.
1. Berawal dari ribut dengan ibu-ibu
Widy Vierratale mengungkapkan bahwa insiden pelecehan tersebut terjadi saat dirinya sedang bersama anggota Perbakin, sebuah Persatuan Menebak dan Berburu Seluruh Indonesia. Saat itu, Widy mengaku sedang ribut dengan ibu-ibu.
"Jadi sebenernya gue ribut sama ibu-ibu. Pas gue lagi ribut sama si ibu, keluar si bapak ini dari ruangan si ibu, si ibu ini bukan keluarganya, bukan saudaranya, cuma staff," jelas Widy Vierratale.
"Perempuan nggak suka perempuan wajar kan kita kalau ada masalah, kita labrak," sambungnya lagi.
2. Oknum pelaku ikut menyerang Widy Vierratale
Di tengah keributan Widy dan ibu-ibu tersebut, seorang pria tiba-tiba ikut memarahinya. Ia pun mendorong tubuh Widy Vierratale dan melontarkan kata-kata kasar. Bukannya ciut, pelantun 'Rasa Ini' itu pun semakin menjadi.
"Dia marah-marah, teriak, nyentuh sampai dorong gue," ujar Widy Vierratale yang coba melawan tindakan bapak itu.
3. Widy tersulut emosi
Mendapat perlakuan itu, Widy Vierratale mengaku ikut tersulut emosi.
"Dia ngegas, gue makin ngegas. Dia maju, gue makin maju," imbuhnya semakin emosi.
4. Pelaku diduga oknum berpangkat petinggi
Widy Vierratale mengungkap keterlibatan sosok yang diduga perwira menengah itu. "Gue cerita di sini supaya Perbakin tahu, karena yang gue denger si 'Kols' itu, si bapak itu udah ngeroeng di internal Perbakin, jadi gue ngeroeng di instagram," kata Widy Vierratale sambil menyingkat kata diduga kolonel di Instagram TV, Selasa (25/5/2021).
"Gue bingungnya kenapa dia belain si ibu ini padahal bukan keluarga, bukan istrinya, cuma staff. Ada apa ya kok segitunya banget dibelain," sambungnya lagi.
5. Widy Vierratale menolak diam
Setelah menceritakan masalah tersebut, Widy Vierratale diminta diam. Beberapa anggota Perbakin meminta pelantun 'Bersamamu' itu tidak membesar-besarkan masalah.
"Mereka nyuruh gue diam dan minta tidak diperpanjang. Hessh, enak aja. Gue diperlakukan sembarangan, disuruh diam," ujar Widy Vierratale emosi.
"Mungkin mereka mikir gue cuma perempuan. Dipikirnya gue bakal luluh atau nurut," imbuhnya.
6. Psikis sempat down
Vokalis Vierratale itu mengaku sempat down usai mengalami kejadian tersebut.
"Kalau ditanya mental, sebenarnya nggak bagus sama sekali. Gue down, drop, kecewa dan sakit," kata Widy Vierratale melalui Instagram TV yang dikutip pada Selasa (25/5/2021).
Widy Vierratale tidak terima saat oknum tersebut ikut campur ketika ia sedang berselisih dengan perempuan. Apalagi, ia didorong dan dibentak-bentak dengan kalimat kasar.
Demikian fakta-fakta pelecehan yang dialami Widy Vierratale.
Berita Terkait
-
Tamara Tyasmara Angkat Bicara Soal Karaokean Nyanyi Lagu 'Terlalu Lama' Vierratale di Kelab Malam saat 40 Hari Kematian Dante
-
Bakal Dinikahi Aparat, Pernikahan Widy Vierratale Gagal Gegara Satu Masalah Ini
-
Profil Widy Vierratale yang Terseret Masalah Virgoun, Dituding Jadi Orang Ketiga
-
Namanya Terseret Masalah Rumah Tangga Virgoun dan Inara Rusli, Widi Vierratale Bodo Amat
-
Virgoun Ternyata Minta Dihibur Widy Vierratale saat Nangis: Minta Dielus Padahal Dia Yang Selingkuh
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya