Ade Wismoyo | MataMata.com
Bisnis Kuliner Vlogger Indonesia (Instagram/@fadiljaidi)

Matamata.com - Kuliner merupakan salah satu bisnis yang banyak dipilih figur publik Tanah Air. Kesuksesan sederet artis seperti Ruben Onsu menginspirasi yang lain untuk memulai bisnis serupa.

Begitu pun sejumlah vlogger Indonesia yang sebagian besar di antaranya terkenal karena konten kuliner. Pengalaman mencicipi berbagai makanan tak disia-siakan begitu saja sehingga terciptalah bisnis kuliner yang rasanya tentu tidak perlu diragukan lagi.

Berikut ini merupakan ulasan bisnis kuliner vlogger Indonesia yang perlu kamu tahu, yuk simak bersama!

Baca Juga:
Indosiar Bakal Gelar Konser Cinta Leslar Bersemi Kembali? Begini Klarifikasinya

1. Omija - Ria SW

Bisnis Kuliner Vlogger Indonesia (Instagram/@riasukmawijaya)

Ria SW berkolaborasi dengan restoran Korea bernama Omija pada 2019. Menu andalan Ria SW adalah Tteokbokki dan susu segar bernama Yippie. Namun kerja sama Omija x Ria SW sepertinya sudah berakhir.

2.  NgeBakMee - Tanboy Kun

Baca Juga:
Momen Kocak Azka Corbuzier Temani Nada Tarina Nari Balet, Netizen Malah Doakan Berjodoh: Toh Bukan Sedarah

Bisnis Kuliner Vlogger Indonesia (Instagram/@tanboy_kun)

Sedangkan Tanboy Kun punya bisnis kuliner NgeBakMee yang menyediakan menu bakmi gongso pertama di Indonesia. Harga Ngebakmee relatif murah, bahkan menu paling mahal hanya Rp20 ribu saja.

3.  Ayam Gedebuk - Nex Carlos

Bisnis Kuliner Vlogger Indonesia (Instagram/@nexcarlos)

Selanjutnya ada Nex Carlos yang juga terjun ke dunia bisnis kuliner setelah cukup sukses dengan clothing. Bisnis kuliner olahan ayam Ayam Gedebuk milik Nex Carlos ini telah memiliki 12 outlet di 7 kota, serta minuman bernama Minum Cui.

Baca Juga:
Surat Perjanjian Damai Lesti Kejora dan Rizky Billar Bocor, Netizen Syok Lihat Poin Ini: Pantesan!

4. Mantan (Makaroni Setan) - Mgdalenaf

Bisnis Kuliner Vlogger Indonesia (Instagram/@mgdalenaf)

Mgdalenaf pun punya sederet bisnis kuliner. Mulai dari ceker, makaroni, hingga sambal sukses digeluti Mgdalenaf.

Bahkan untuk produk sambalnya yang bernama Nyambel, Mgdalenaf mengklaim sebagai pelopor sambal 1 liter. Selain di Jakarta, Mgdalenaf telah membuka cabang di Surabaya untuk produk Makaroni Setan (Mantan).

Baca Juga:
Lesti Kejora Diledek Tahan Banting, Buntut Pilih Damai dengan Rizky Billar

5.  Irotikay - Bang Mpin

Bisnis Kuliner Vlogger Indonesia (Instagram/@melvinmelvelous)

Sate Jepang milik Bang Mpin ikut mencuri perhatian Nagita Slavina. Pasalnya sate Jepang atau yakitori bernama Irotikay tersebut pernah diborong Nagita Slavina untuk Jajarans di rumahnya di kawasan Andara. Harganya pun amat terjangkau, hanya 3500 rupiah per tusuk!

6.  Si Tloer - Boengkoes Network

Bisnis Kuliner Vlogger Indonesia (Instagram/@boengkoesnetwork)

Si Tloer yang dibuat pemilik kanal YouTube Boengkoes Network telah hadir di 3 outlet meski baru dibuka. Seperti namanya, Si Tloer menyajikan berbagai menu nasi dan telur dengan tambahan lauk seperti kornet hingga kulit ayam. Yummy!

7. Nyayap - Ken & Grat

Bisnis Kuliner Vlogger Indonesia (Instagram/@kenandgrat)

Food vlogger Ken & Grat pun ikut membuka bisnis kuliner. Berfokus pada sayap ayam, restoran pasutri yang diberi nama Nyayap ini menyajikan masakan dengan resep ala Korea.

8.  Traffic Bun - Fadil Jaidi

Bisnis Kuliner Vlogger Indonesia (Instagram/@fadiljaidi)

Selain para food vlogger, Fadil Jaidi yang kerap membagikan vlog keseharian keluarga juga merambah bisnis kuliner. Fadil Jaidi diketahui punya warung bakso bareng sang papa yang akrab disapa Pak Muh, bisnis fast food burger dan ayam Traffic Bun, produk cimol cemilan khas Sunda, hingga franchise minuman boba.

9.  RM Padang Payakumbuah -  Arief Muhammad

Bisnis Kuliner Vlogger Indonesia (Instagram/@ariefmuhammad)

Setelah dinobatkan sebagai Duta Nasi Padang oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Arief Muhammad 'memanfaatkan' untuk membuka restoran nasi Padang. Selain RM Padang Payakumbuah, Arief juga punya bisnis kuliner baso aci.

Itu dia sederet vlogger Indonesia yang punya bisnis kuliner. Sudah cobain yang mana guys?

Kontributor: Neressa Prahastiwi
Load More