Matamata.com - Hasil pertama dari proses karir solo ini adalah EP Sendiri yang berisi enam buah lagu yang semuanya merupakan cerminan kecintaannya pada musik.
Single pertama dari rekaman ini adalah Harusnya Bersama.
Lirik Lagu "Harusnya Bersama" - Dikta Wicaksono:
Tak kusangka akhirnya
Kau dan aku bersama
Salahku yang tidak bisa mengatakan cinta
Ingin kukatakan padamu
Hanya kau yang bisa
Membuatku bahagia
Hanya kau yang bisa
Membuatku terluka
Aku masih tak percaya
Kita tak bisa bersama
Hanya kau yang bisa
Membuatku bahagia
Hanya kau yang bisa
Membuatku terluka
Dulu kita percaya
Kita kan bahagia
Tak kan ada yang bisa
Pisah kan kita
Hanya kau yang bisa
Membuatku bahagia
Hanya kau yang bisa
Membuatku terluka
Oh, hanya kau yang bisa
Membuatku bahagia
Hanya kau yang bisa
Membuatku tertawa
Video yang Mungkin Anda Sukai:
Berita Terkait
-
Profil Dikta Eks Yovie & Nuno, Makin Bikin Terpesona saat Main Tenis
-
Bikin Fans Ketar-ketir, Mendadak Dikta Cium Jauh Hingga Buka Dan Lempar Baju di Lagi Lagi Tenis
-
Dikta Jadi Mermaid, Kostum Batiknya Bikin Salfok
-
Dikta Disebut Curhat saat Manggung, Cerita Ditinggal Nikah Malah Dinyinyiri: Basi Banget!
-
Pantes Enzy Kepincut, 6 Adu Gaya Dikta Wicaksono dan Molen Kasetra: Terbukti Siapa yang Lebih Ganteng
Terpopuler
-
Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Gelar Dua Uji Coba Tertutup Lawan Tajikistan dan Jepang
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya