Matamata.com - Balada Si Roy merupakan salah satu film Indonesia yang amat dinantikan. Film adaptasi novel karya Gol A Gong yang fenomenal di era 80-90an tersebut akan dirilis sebentar lagi. Meski belum rilis resmi di bioskop, Balada Si Roy telah diputar perdana di Jakarta Film Week dan Festival Film BaliMakãrya pada Oktober 2022.
Bintang muda Tanah Air rupanya mendominasi para pemain Balada Si Roy. Siapa saja? Simak daftar pemain film Balada si Roy berikut ini.
1. Abidzar Al Ghifari sebagai Roy
Abidzar Al Ghifari putra Umi Pipik dan almarhum Ustaz Jeffry Al Buchori menjadi pemeran utama film Balada Si Roy. Sebagai Roy, Abidzar akan memerankan sosok yang suka memakai jeans dan flanel, serta memainkan korek api.
Roy dikenal supel sehingga mudah dekat orang baru. Ia juga tekun menulis dalam kesempatan sekecil apa pun.
2. Febby Rastanty sebagai Ani
Selanjutnya ada Febby Rastanty sebagai Ani di film Balada Si Roy. Ani yang manis dan ramah membuat para pria memperebutkannya. Kendati begitu, Ani hanya memperjuangkan Roy yang berkali-kali menjauh darinya.
3. Bio One sebagai Dullah
Sedangkan Bio One sebagai Dullah akan menjadi musuh bebuyutan Roy. Dullah merupakan pimpinan geng Borsalino yang akan melakukan apa saja untuk tetap berkuasa.
4. Sitha Marino sebagai Dewi
Gadis tomboy bernama Dewi di film Balada Si Roy diperankan oleh Sitha Marino. Adik Putri Marino tersebut memerankan sosok yang gengsian dan tidak mau dipandang mudah ditaklukkan, terutama oleh Roy.
5. Jourdy Pranata sebagai Andi
Bukan hanya Dullah, Roy ternyata juga punya geng yang bernama RAT. Nama tersebut dipilih sebagai singkatan nama Roy, Andi, dan Toni. Sosok Andi yang mudah emosi dan ceroboh diperankan oleh Jourdy Pranata.
6. Omara Esteghlal sebagai Toni
Sedangkan sosok Toni diperankan Omara Esteghlal. Toni selalu mendukung Roy dan Andi. Ia diceritakan sebagai teman yang royal sehingga selalu menyalahkan diri sendiri ketika geng RAT diterpa masalah.
7. Yusuf Mahardika sebagai Edi
Film Balada Si Roy akan mengisahkan kehidupan anak SMA. Maka Yusuf Mahardika hadir sebagai Ketua OSIS bernama Edi. Perselisihan geng RAT dan Borsalino merupakan salah satu masalah yang harus dihadapinya selama menjadi Ketua OSIS.
8. Dea Aditya sebagai Iwan
Iwan yang diperankan Dea Aditya merupakan anggota geng Borsalino sekaligus tangan kanan Dullah. Ia selalu mengintimidasi lawan yang berseberangan dengan gengnya.
9. Fachri Muhammad sebagai Sodik
Apabila RAT punya Toni, GENG Borsalino memiliki Sodik sebagai anggota yang loyal. Sodik yang diperankan Fachri Muhammad selalu berlindung di balik nama besar Dullah dan geng Borsalino.
10. Zulfa Maharani sebagai Wiwik
Zulfa Maharani sebagai Wiwik merupakan gadis yang telah mengincar Roy sejak lama. Wiwik yang merupakan anak UKS merasa dirinya paling layak untuk Roy dibanding perempuan lain.
Itu dia sederet pemain film Balada Si Roy. Ada aktor favoritmu, guys?
Berita Terkait
-
Memiliki Penampilan Gemuk dan Brewokan, Aliando Syarief Bantah jadi Dukun di Film 'Narik Sukmo'
-
Penghinaan ke Umi Pipik, Abidzar Ambil Sikap Tegas dan Salah Satu Netizen Temui Langsung
-
Febby Rastanty: Kenali Diri Sendiri Sebelum Menemukan Cinta Sejati
-
Febby Rastanty Pernah Alami Perjuangan Luar Biasa Lepas dari Toxic Relationship dan Cowok Red Flag!
-
Totalitas Febby Rastanty di Film Wanita Ahli Neraka: Dari Adegan Berat hingga Latihan Jadi Istri yang Baik
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya