Matamata.com - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menggandeng PT Pelni (Persero) menghadirkan stimulus potongan harga tiket kapal sebesar 50 persen selama masa liburan sekolah.
Diskon ini berlaku sejak 5 Juni hingga 31 Juli 2025 untuk seluruh rute kapal penumpang Pelni tanpa pengecualian. Potongan hanya berlaku untuk tarif dasar dan tidak mencakup biaya asuransi maupun pas masuk pelabuhan.
“Stimulus tarif ini kami hadirkan sebagai bentuk dukungan negara dalam mendukung mobilitas masyarakat selama libur sekolah,” ujar Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub, Muhammad Masyhud, dalam pertemuan dengan media di Jakarta, Rabu malam (19/6).
Langkah ini diharapkan mampu mendorong pergerakan masyarakat, meningkatkan konsumsi, serta menggerakkan perekonomian daerah secara merata.
Kemenhub menilai periode libur sekolah pada Juni hingga Juli menjadi momentum strategis untuk mendorong aktivitas ekonomi domestik.
“Ketika tarif diturunkan, harapannya masyarakat tidak terbebani biaya tinggi, sehingga tetap bisa melakukan perjalanan,” imbuh Masyhud.
Program ini menjadi bagian dari stimulus transportasi lintas moda yang juga mencakup kereta api dan pesawat terbang. Untuk sektor pelayaran, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp210 miliar guna mendukung perjalanan 500.000 penumpang.
Hingga 17 Juni 2025, realisasi penumpang kapal laut telah mencapai 237.640 orang dengan anggaran terserap sebesar Rp45,9 miliar. Kemenhub memastikan program berjalan efektif melalui pengawasan ketat dan koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan.
Dengan kebijakan ini, pemerintah ingin memastikan keterjangkauan transportasi laut selama masa liburan serta memperkuat konektivitas antardaerah sebagai bagian dari strategi pertumbuhan ekonomi nasional. (Antara)
Berita Terkait
-
Menhub Paparkan Pagu Anggaran 2026 Rp28,48 Triliun, Fokus pada Keselamatan dan Konektivitas
-
Kemenhub Targetkan Pembangunan Pelabuhan Wanam 100 Persen Guna Perkuat Logistik Papua Selatan
-
Pagu Anggaran Kemenhub 2026 Naik Jadi Rp28,49 Triliun
-
KPK Periksa Tiga Notaris Terkait Kasus Korupsi Proyek Kereta Api di Kemenhub
-
TNI AU dan Kemenhub Sinergi Kembangkan Transportasi Nasional, Fokus di Bidang Kedirgantaraan
Terpopuler
-
Kemenag Siapkan Pembentukan Ditjen Pesantren, Fokus Urus 42 Ribu Lembaga
-
DPR RI Minta Kemenlu Petakan Persebaran WNI di Meksiko Pasca-kerusuhan
-
Baznas RI Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan 2026 Sebesar Rp7,6 Juta Per Bulan
-
Menaker Yassierli Targetkan Program Magang Nasional 2026 Jangkau Seluruh Provinsi
-
Menko AHY Ingatkan Ekspansi Pusat Data Harus Perhatikan Ketahanan Air Nasional
Terkini
-
Kemenag Siapkan Pembentukan Ditjen Pesantren, Fokus Urus 42 Ribu Lembaga
-
DPR RI Minta Kemenlu Petakan Persebaran WNI di Meksiko Pasca-kerusuhan
-
Baznas RI Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan 2026 Sebesar Rp7,6 Juta Per Bulan
-
Menaker Yassierli Targetkan Program Magang Nasional 2026 Jangkau Seluruh Provinsi
-
Menko AHY Ingatkan Ekspansi Pusat Data Harus Perhatikan Ketahanan Air Nasional