Matamata.com - Kepadatan arus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek pada libur panjang Tahun Baru Islam yang bertepatan dengan awal masa liburan sekolah, mendorong petugas melakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow untuk mengurai kemacetan, Jumat (27/6).
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa contraflow diberlakukan di jalur arah Cikampek mulai dari KM 47 hingga KM 65.
Rekayasa ini mulai diterapkan sejak pukul 09.49 WIB, setelah sebelumnya juga dilakukan contraflow dari KM 55 hingga KM 65 pada pukul 09.06 WIB.
"Contraflow dilakukan atas diskresi dari pihak kepolisian untuk menjaga kelancaran arus kendaraan," ujar Ria dalam keterangannya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Selain contraflow, petugas juga menerapkan sistem buka-tutup secara situasional di akses masuk Jalan Layang MBZ. Kebijakan ini mulai diberlakukan pukul 09.30 WIB di titik akses Jati Asih, Kalimalang, dan KM 10.
Ria mengimbau kepada para pengendara yang hendak melakukan perjalanan di masa libur panjang ini untuk mengutamakan keselamatan dan mempersiapkan diri sebelum memasuki jalan tol.
“Pastikan kondisi tubuh dan kendaraan dalam keadaan prima, periksa ketersediaan BBM, daya baterai, serta saldo uang elektronik. Ikuti rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan,” pesannya. (Antara)
Berita Terkait
-
Update Arus Lalu Lintas Tol Jakarta-Cikampek: 99.109 Kendaraan Lewati GT Cikatama
-
KPK Serahkan Aset Rampasan Rp3,88 Miliar ke Kementerian PU untuk Proyek Tol
-
Menhub Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 24-29 Maret 2026
-
One Way Tol Kalikangkung Diperpanjang hingga Salatiga, Volume Kendaraan Naik
-
Menhub Resmikan One Way Nasional dari Cikampek hingga Semarang di H-3 Lebaran
Terpopuler
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi
Terkini
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi