Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto batal memimpin upacara pelantikan 1.110 Pamong Praja Muda atau Purna Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXII yang digelar di Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (28/7).
Padahal, semula Prabowo dijadwalkan hadir langsung untuk melantik dan memberikan arahan kepada para lulusan IPDN yang akan diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN). Namun, agenda tersebut harus dibatalkan karena adanya pertemuan penting di Jakarta.
“Baru saja kami menerima informasi pembatalan. Presiden dijadwalkan akan melakukan pertemuan penting dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim sore ini di Jakarta. Tentu memerlukan persiapan untuk pertemuan tersebut,” ujar Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto kepada wartawan.
Selain pertemuan dengan PM Malaysia, Bima menyampaikan bahwa Presiden Prabowo juga memiliki agenda mendesak lain di Istana Kepresidenan terkait koordinasi pemerintahan.
Sebagai pengganti, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang telah tiba di Sumedang sehari sebelumnya, dijadwalkan menjadi inspektur upacara pelantikan.
Upacara pelantikan yang berlangsung pukul 10.00 WIB tersebut diramaikan dengan pertunjukan seni oleh praja IPDN, penyematan lencana Pamong Praja, dan pengalungan Kartika Asta Brata bagi lulusan terbaik. Rangkaian acara ditutup dengan amanat dari inspektur upacara, foto bersama, selebrasi, serta pertemuan lulusan dengan keluarga.
Sementara itu, di Jakarta, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dijadwalkan tiba pada Senin sore dalam rangka menghadiri Konsultasi Tahunan Ke-13 Indonesia–Malaysia yang berlangsung hingga 29 Juli.
Kementerian Luar Negeri Malaysia (Wisma Putra) menyebutkan, dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo dan PM Anwar akan menyaksikan penandatanganan empat nota kesepahaman kerja sama (MoU) di bidang perbatasan darat, kesehatan, teknologi, dan komunikasi.
PM Anwar turut didampingi sejumlah pejabat tinggi Malaysia, termasuk Menteri Luar Negeri Mohamad Hasan, Menteri Dalam Negeri Saifuddin Nasution, Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri Tengku Zafrul Aziz, Menteri Pendidikan Fadhlina Sidek, serta para kepala negara bagian Sarawak dan Sabah. (Antara)
Berita Terkait
-
Peluk Hangat dari Amman: Presiden Prabowo Disambut Diaspora dan Mahasiswa Indonesia
-
Dikawal Pesawat Tempur, Presiden Prabowo Tiba di Yordania untuk Temui Raja Abdullah II
-
BOPPJ Percepat Master Plan Perlindungan Pantura Atas Arahan Presiden Prabowo
-
Dasco Minta Pemerintah Tunda Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India
-
Menkomdigi Tegaskan Keterlibatan RI di Board of Peace demi Stabilisasi Palestina
Terpopuler
-
Bersama Dinda Kanya Dewi, Sherina Munaf akan Bintangi Film 'Filosofi Teras'
-
Kemenag Siapkan Pembentukan Ditjen Pesantren, Fokus Urus 42 Ribu Lembaga
-
DPR RI Minta Kemenlu Petakan Persebaran WNI di Meksiko Pasca-kerusuhan
-
Baznas RI Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan 2026 Sebesar Rp7,6 Juta Per Bulan
-
Menaker Yassierli Targetkan Program Magang Nasional 2026 Jangkau Seluruh Provinsi
Terkini
-
Kemenag Siapkan Pembentukan Ditjen Pesantren, Fokus Urus 42 Ribu Lembaga
-
DPR RI Minta Kemenlu Petakan Persebaran WNI di Meksiko Pasca-kerusuhan
-
Baznas RI Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan 2026 Sebesar Rp7,6 Juta Per Bulan
-
Menaker Yassierli Targetkan Program Magang Nasional 2026 Jangkau Seluruh Provinsi
-
Menko AHY Ingatkan Ekspansi Pusat Data Harus Perhatikan Ketahanan Air Nasional