Matamata.com - Presiden RI Prabowo Subianto hari ini dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan perdananya sejak resmi menjabat sebagai kepala negara. Pidato tersebut akan disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8).
Momentum ini menjadi ajang penting bagi Presiden Prabowo untuk memaparkan secara langsung visi, arah kebijakan, dan capaian awal pemerintahannya di hadapan para wakil rakyat serta seluruh masyarakat Indonesia.
Dalam pidato yang menandai 300 hari masa kerja, Presiden Prabowo akan menguraikan pelaksanaan sejumlah program kerja cepat (quick wins) selama 10 bulan terakhir. Program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis di sekolah, Cek Kesehatan Gratis, pembangunan rumah sakit daerah, penanggulangan penyakit tuberkulosis (TBC), renovasi sekolah, pembangunan lumbung pangan nasional, hingga penyaluran bantuan sosial dan dukungan usaha.
Selain itu, pemerintah telah meluncurkan program Sekolah Rakyat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta pembangunan tiga juta rumah. Di sektor ekonomi, pemerintah menghapus utang macet pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) senilai triliunan rupiah.
Dalam bidang infrastruktur, dilakukan percepatan pembangunan bendungan, jaringan irigasi, sekolah, jalan, serta proyek strategis nasional lainnya.
Rangkaian Sidang Tahunan MPR RI dimulai pukul 09.00 WIB dengan upacara pembukaan, mengheningkan cipta, pidato pengantar Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Ketua DPR RI Puan Maharani, serta penayangan video capaian kepemimpinan Presiden. Setelah pidato Presiden Prabowo, agenda sidang akan dilanjutkan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, diselingi penampilan lagu-lagu nusantara sebelum penutupan.
Sidang tahun ini digelar menjelang peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI bertema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.
Usai Sidang Tahunan dan Sidang Bersama DPR-DPD RI, Presiden Prabowo dijadwalkan kembali berpidato pada Rapat Paripurna DPR RI pukul 14.30 WIB untuk menyampaikan pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2026.
Berdasarkan surat edaran Menteri Sekretaris Negara tertanggal 12 Agustus 2025, seluruh instansi pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat diimbau menyaksikan siaran langsung kedua pidato tersebut melalui berbagai kanal, termasuk radio, televisi, YouTube, dan platform digital lainnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Jimly Asshiddiqie: Rekomendasi Reformasi Polri Segera Dilaporkan ke Presiden Prabowo
-
Gus Yahya: Presiden Prabowo Punya Posisi Strategis Mediasi Konflik Timur Tengah
-
Redam Dampak Konflik Global, Presiden Prabowo Perkuat Solidaritas Bersama Ulama
-
Menkop Ferry Juliantono: Suksesnya Kopdes Merah Putih Jadi Penentu Eksistensi Koperasi
-
Prabowo-Gibran Jamu Tokoh Bangsa dan Pemimpin Lintas Generasi di Istana Merdeka
Terpopuler
-
Krisis Medis Gaza Kian Akut, WHO: Stok Obat Habis dan 18 Ribu Pasien Gagal Dievakuasi
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Bulog Pastikan Stok Beras Nasional Tetap Aman
-
China Dukung Kedaulatan Iran, Desak AS dan Israel Hentikan Serangan Militer
-
Situs Megalitikum 1.000 Tahun di Lore Lindu Dirusak Penambang Ilegal
-
Menkeu Purbaya: Harga BBM Subsidi Bisa Naik Jika Tekanan Minyak Lampaui Kapasitas APBN
Terkini
-
Krisis Medis Gaza Kian Akut, WHO: Stok Obat Habis dan 18 Ribu Pasien Gagal Dievakuasi
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Bulog Pastikan Stok Beras Nasional Tetap Aman
-
China Dukung Kedaulatan Iran, Desak AS dan Israel Hentikan Serangan Militer
-
Situs Megalitikum 1.000 Tahun di Lore Lindu Dirusak Penambang Ilegal
-
Menkeu Purbaya: Harga BBM Subsidi Bisa Naik Jika Tekanan Minyak Lampaui Kapasitas APBN