Matamata.com - PT PLN (Persero) memberikan promo khusus berupa diskon 50 persen bagi pelanggan yang ingin menambah daya listrik dalam rangka memperingati HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Program diskon 50 persen yang kami beri nama Energi Kemerdekaan ini merupakan bentuk dukungan, sekaligus bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih bangsa ini," kata Asisten Manajer Niaga dan Pemasaran PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Madura, Abd Ghafur, di Pamekasan, Minggu (18/8).
Promo ini berlangsung sejak 10 Agustus dan akan berakhir pada 23 Agustus 2025. Melalui program tersebut, pelanggan bisa menghemat biaya cukup signifikan. Misalnya, pelanggan dengan daya 450 VA yang ingin meningkatkan ke 7.700 VA hanya perlu membayar Rp3.512.625, dari tarif normal Rp7.025.250.
Promo berlaku untuk seluruh pelanggan tegangan rendah dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA, yang ingin menambah daya maksimal sampai 7.700 VA. "Syaratnya, pelanggan sudah terdaftar sebagai pengguna PLN sebelum 1 Agustus 2024," jelas Ghafur.
Proses pengajuan tambah daya dapat dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile. Untuk pelanggan prabayar, cukup dengan membeli token listrik, sementara pelanggan pascabayar bisa membayar tagihan. "Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan menerima e-voucher diskon tambah daya melalui fitur Reward di PLN Mobile atau email terdaftar," ujarnya.
E-voucher tersebut dapat digunakan untuk mengajukan permohonan tambah daya lewat PLN Mobile. Setelah pembayaran terverifikasi, unit PLN setempat akan segera memproses permohonan sesuai ketentuan.
Satu akun PLN Mobile dapat memperoleh maksimal empat e-voucher selama masa promo. "Kami harap masyarakat Madura memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, karena promo hanya berlaku sampai 23 Agustus 2025," kata Ghafur menegaskan. (Antara)
Berita Terkait
-
Gunakan Teknologi SuperSUN, PLN Alirkan Listrik ke 18 Sekolah di Kepulauan Muna
-
DanantaraPLN Teken HoA, Percepat Investasi Energi Baru Terbarukan
-
Lukman Sardi Curhat Diancam Listrik di Rumahnya akan Diputus
-
Order Sepi Malah Mati Listrik, Ivan Gunawan Protes ke PLN: Gelap-Gelap!
-
Nathalie Holscher Ramah ke Petugas PLN, Sule Cemburu: Nggak Usah Perhatian
Terpopuler
-
KBM App Goes to Korea, Nikmatnya Strawberry Raksasa
-
Ketegangan Memuncak! Utusan Trump ke Israel Saat Armada Besar AS Bergerak ke Iran
-
Masih Rendah! Baru 35 Persen Pejabat Lapor Kekayaan, KPK Ingatkan Menteri hingga Kepala Daerah
-
Ingin Jadi Diplomat? Dubes Rusia Ajak Pelajar Indonesia Kuliah di MGIMO lewat Jalur Beasiswa
-
Denada Akui Ressa Rizky sebagai Anak Kandungnya dan Minta Maaf Telah Meninggalkan Sejak Bayi
Terkini
-
Ketegangan Memuncak! Utusan Trump ke Israel Saat Armada Besar AS Bergerak ke Iran
-
Masih Rendah! Baru 35 Persen Pejabat Lapor Kekayaan, KPK Ingatkan Menteri hingga Kepala Daerah
-
Ingin Jadi Diplomat? Dubes Rusia Ajak Pelajar Indonesia Kuliah di MGIMO lewat Jalur Beasiswa
-
Mensesneg: Pengisian Jabatan Kosong OJK Gunakan Jalur PAW, Tak Perlu Timsel
-
MUI Desak Indonesia Mundur dari Board of Peace, Istana: Kami Akan Berdialog