Matamata.com - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, menegaskan bahwa kekalahan 1–2 dari India dalam laga uji coba di Stadion Madya, Jakarta, bukanlah masalah utama. Menurutnya, pertandingan tersebut memang dirancang untuk menguji kualitas para pemain yang sedang diseleksi.
“Seperti yang kami sampaikan di awal, dalam pembentukan tim nasional ini perlu uji coba. Karena latihan dan beberapa item tes saja tidak cukup untuk menunjukkan kualitas pemain,” ujar Indra dalam konferensi pers usai pertandingan, Jumat (11/10).
Dalam laga tersebut, Indonesia tertinggal dua gol melalui aksi Suhail Ahmed, sebelum Dony Tri Pamungkas memperkecil ketertinggalan Garuda Muda. Meski kalah, Indra menilai pertandingan itu menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih untuk menilai performa pemain dalam kondisi pertandingan sesungguhnya.
“Secara keseluruhan pertandingan ini cukup bagus untuk tim kita. Di awal memang kami sedikit kaget karena belum tahu betul kualitas India. Tapi di babak kedua ada perbaikan dari individu maupun tim,” katanya.
Pelatih asal Sumatera Barat itu mengaku akan melakukan evaluasi mendalam setelah tim analis menyelesaikan kajian taktik dan performa individu setiap pemain. “Beri kami waktu untuk berproses agar di SEA Games nanti apa yang kami inginkan bisa tercapai,” ujarnya menambahkan.
Indra juga memastikan bahwa semua pemain akan mendapat kesempatan tampil dalam dua laga uji coba yang dijadwalkan, termasuk pertandingan kedua pada 13 Oktober mendatang.
Terkait pemain yang berkarier di luar negeri, Indra menjelaskan bahwa PSSI telah mengirim surat resmi ke klub masing-masing. Namun, karena SEA Games bukan agenda resmi FIFA Match Day, klub memiliki hak untuk tidak melepas pemain. “Kalau klub menolak, kita harus mencari alternatif dari pemain lain,” katanya.
Ia pun belum menetapkan kapten tetap untuk tim. Indra menginginkan agar para pemain menentukan sendiri sosok pemimpin yang layak di lapangan.
Menanggapi absennya penyerang Rafael Struick, Indra meminta publik untuk tidak berspekulasi negatif. “Mengenai Struick, yang saya dapat keterangannya cedera. Tapi kalau tidak cedera, ya tidak mungkin (tidak membela timnas), saya tidak yakin,” jelasnya.
“Jangan negatif thinking, tidak bagus. Dan saya percaya ke pemain-pemain yang ada di Indonesia, bahwa kalau tim nasional yang panggil, kalau dia tidak cedera, pasti dia terima itu. Saya yakin itu,” pungkas Indra. (Antara)
Berita Terkait
-
RI-India Jajaki Kerja Sama Pendidikan Bisnis, Program MBA Internasional Segera Masuk?
-
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Dukung DPR Tunda Impor 105 Ribu Pikap asal India
-
Dasco Minta Pemerintah Tunda Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India
-
Luhut Usulkan Reformasi Pasar Modal ke Presiden: Indonesia Bisa Tiru India
-
Waspada Virus Nipah di India, Kemlu Pantau Kondisi WNI: Situasi Masih Terkendali
Terpopuler
-
Kemendikdasmen: Anak di Bawah 7 Tahun Tetap Bisa Masuk SD, Ini Syaratnya
-
Charles Gozali Hadirkan Badut Gendong, Horor-Action Penuh Teror dan Luka yang Menguras Emosi
-
Kasus Blueray Cargo: Menkeu Purbaya Bakal Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi
-
Bernilai Rp10,1 Miliar, Kemensos Lelang 6,2 Kg Emas dan Mutiara untuk Bantu Keluarga Rentan
-
Menkeu Purbaya Optimistis IHSG Menguat Setelah Investor Pahami Fungsi BUMN Ekspor
Terkini
-
Kemendikdasmen: Anak di Bawah 7 Tahun Tetap Bisa Masuk SD, Ini Syaratnya
-
Kasus Blueray Cargo: Menkeu Purbaya Bakal Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi
-
Bernilai Rp10,1 Miliar, Kemensos Lelang 6,2 Kg Emas dan Mutiara untuk Bantu Keluarga Rentan
-
Menkeu Purbaya Optimistis IHSG Menguat Setelah Investor Pahami Fungsi BUMN Ekspor
-
Kementerian ESDM Matangkan Skema Distribusi CNG 3 Kg, Tabung Pakai Sistem Pinjam