Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kekagumannya terhadap Presiden Brazil Luiz Inácio Lula da Silva dan menyebut banyak kebijakan yang diambilnya terinspirasi dari kepemimpinan Lula.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam pertemuan empat mata (tête-à-tête) di Ruang Kerja Presiden RI, Istana Merdeka, Kamis, sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Lula ke Indonesia.
“Kita punya hubungan yang baik. Saya pribadi mengagumi kebijakan-kebijakan Anda, dan saya mengikuti banyak kebijakan Anda, karena kita berdua punya kepentingan yang sama, tujuan-tujuan yang besar untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Presiden Prabowo kepada Lula.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti sejumlah kesamaan antara Indonesia dan Brazil sebagai dua negara besar yang tengah berkembang pesat.
“Kita sama-sama negara yang besar. Pemimpin-pemimpin dari negara yang kuat dan berhasil. Pemimpin-pemimpin dari negara yang bertumbuh dan berkembang dengan baik,” ujarnya.
Prabowo menilai Brazil memiliki peran strategis di kawasan Amerika Latin serta menjadi salah satu pemimpin penting bagi negara-negara berkembang.
“Negara kita berdua punya latar belakang yang mirip,” tambahnya.
Sementara itu, Presiden Lula menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diterimanya di Istana Merdeka. Setelah sesi pembukaan, kedua pemimpin melanjutkan pembicaraan secara tertutup. Dalam pertemuan itu, Prabowo turut didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Presiden Lula tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 10.00 WIB dan disambut dengan upacara kenegaraan. Setelah pertemuan empat mata, kedua kepala negara juga menggelar pertemuan bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Brazil, serta menyampaikan pernyataan bersama hasil pembahasan.
Kunjungan kenegaraan Presiden Lula ke Jakarta ini merupakan bagian dari lawatan luar negerinya di kawasan Asia Tenggara. Lawatan tersebut juga menjadi kunjungan balasan setelah Presiden Prabowo lebih dulu menyambangi Istana Kepresidenan Brazil, Palácio do Planalto, di Brasilia pada 9 Juli 2025. (Antara)
Baca Juga
Berita Terkait
-
Menhut Raja Juli Antoni Luncurkan Nature Finance untuk Konservasi Taman Nasional
-
Presiden Prabowo di Penas KTNA XVII Gorontalo: Petani dan Nelayan Tulang Punggung RI
-
Presiden Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani-Nelayan XVII
-
Presiden Prabowo Kunker ke Jatim: Resmikan Infrastruktur IJD hingga Tutup Munas NU
-
Puan Minta PLN Mitigasi Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa
Terpopuler
-
Menhut Raja Juli Antoni Luncurkan Nature Finance untuk Konservasi Taman Nasional
-
Iran Diduga Serang Kapal Kargo Singapura di Selat Hormuz
-
Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Batu Bara PLTU Sudah Aman dan Lancar
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
Terkini
-
Menhut Raja Juli Antoni Luncurkan Nature Finance untuk Konservasi Taman Nasional
-
Iran Diduga Serang Kapal Kargo Singapura di Selat Hormuz
-
Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Batu Bara PLTU Sudah Aman dan Lancar
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi