Matamata.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, termasuk dalam daftar calon tersangka dugaan korupsi pengadaan layanan Google Cloud di Kemendikbudristek.
Pengungkapan ini muncul sebelum KPK memutuskan menyerahkan penanganan perkara tersebut kepada Kejaksaan Agung.
“Ya, yang sama itu NM,” ujar Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (20/11).
Asep memberikan penjelasan tambahan atas pernyataan Ketua KPK Setyo Budiyanto pada 18 November 2025 mengenai adanya kesamaan calon tersangka kasus Google Cloud dengan tersangka dalam perkara dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan tahun 2019–2022, khususnya pengadaan Chromebook yang kini ditangani Kejaksaan Agung.
Ia menambahkan bahwa selain Nadiem, nama mantan Staf Khusus Mendikbudristek, Jurist Tan (JT), juga masuk dalam daftar calon tersangka versi KPK.
Meski demikian, Asep menegaskan ada beberapa perbedaan antara kasus yang ditangani KPK dengan perkara di Kejagung. “Jadi, ada yang beda, tetapi secara keseluruhannya ya sama,” katanya.
Sebelumnya, KPK mengonfirmasi sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek dan memastikan bahwa kasus tersebut terpisah dari perkara Chromebook.
Pada 7 Agustus 2025, KPK telah meminta keterangan Nadiem Makarim dalam rangka penyelidikan awal.
Sementara itu, Kejaksaan Agung telah menerbitkan surat perintah penyidikan atas dugaan korupsi dalam program digitalisasi pendidikan 2019–2022 dan menetapkan empat tersangka:
mantan Staf Khusus Mendikbudristek Jurist Tan,
mantan konsultan teknologi Ibrahim Arief,
Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek 2020–2021 Sri Wahyuningsih,
Direktur SMP Kemendikbudristek 2020–2021 Mulyatsyah.
Baca Juga
Pada 4 September 2025, Kejagung kemudian menetapkan Nadiem Makarim sebagai tersangka baru dalam perkara tersebut.
Adapun pada 18 November 2025, Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan bahwa lembaganya resmi menyerahkan penanganan kasus Google Cloud kepada Kejaksaan Agung. (Antara)
Berita Terkait
-
KPK Pastikan Tak Duplikasi Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis yang Ditangani Kejagung
-
KPK Ingatkan Korupsi Pelayanan Publik Bermula dari Pembiaran Pungli Kecil
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Periksa Pemilik Maktour Fuad Hasan Masyhur
-
Klarifikasi Raffi Ahmad Soal Namanya Terseret Kasus Blueray Cargo: Cuma Foto Bareng
-
Yusril Ihza Mahendra Buka Suara Soal Dugaan Kasus Korupsi Imigrasi di KPK
Terpopuler
-
Komunitas Rider Kalisari R2L, Gelar Touring Kebersamaan ke Bogor
-
Ingin Karyanya Lebih Bernyawa, Anggia Novita Optimistis Produseri Soundtrack Film 'Juminten Edan'
-
Pupuk Indonesia Sediakan 6 Mobil Uji Tanah Gratis di Sumatera demi Ketahanan Pangan
-
Sepakat Berkolaborasi! Hard Lights, BEAUZ, dan Solar State, Rilis Lagu 'Mad World'
-
Kuras Emosi! Auzan Noh dan Syakir Daulay Kompak Bintangi Film 'Dua Nafas'
Terkini
-
Pupuk Indonesia Sediakan 6 Mobil Uji Tanah Gratis di Sumatera demi Ketahanan Pangan
-
PDIP Tegaskan Posisi Politik Penyeimbang Pemerintahan Prabowo Subianto
-
Susunan Pemain Turki vs Paraguay Piala Dunia 2026: Arda Guler Starter
-
KPK Pastikan Tak Duplikasi Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis yang Ditangani Kejagung
-
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri Usai Ditangkap, Kuasa Hukum Buka Suara