Matamata.com - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo kembali menegaskan pentingnya komitmen moral dalam proses transformasi institusi Polri. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin Renungan Nilai-Nilai Ksatria Bhayangkara dalam Apel Kasatwil Polri 2025 yang digelar di Cikeas, Bogor, Selasa (25/11) malam.
Dalam keterangan yang diterima pada Rabu, Kapolri membacakan Ikrar Ksatria Bhayangkara sebagai bentuk peneguhan arah perubahan Polri yang berlandaskan etika dan moral.
“Dengan memohon rida Tuhan Yang Maha Esa, di bawah panji Merah Putih, di hadapan api perjuangan rakyat Indonesia, Kami, Ksatria Bhayangkara, berikrar membangun Polri yang melindungi, Polri yang melayani, Polri yang mengayomi, Polri yang dicintai dan dipercaya masyarakat,” ujarnya.
Kapolri menegaskan bahwa ikrar tersebut merupakan pedoman moral Polri untuk memperkuat integritas serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Di bagian akhir, Jenderal Listyo Sigit kembali menekankan komitmen kolektif seluruh jajaran kepolisian.
"Demi seluruh rakyat Indonesia, demi kehormatan Kepolisian Negara Republik Indonesia, kami berjanji untuk setia pada ikrar kami. Kami tegak, kami siap, kami setia,” ucapnya.
Renungan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat penuh simbolisme, diterangi ribuan obor dan diikuti lebih dari 600 peserta yang terdiri dari Pejabat Utama Mabes Polri, Kapolda, Karo Ops, hingga Kapolres seluruh Indonesia.
Sebagai bagian dari kegiatan, peserta juga disuguhkan tayangan visual sejarah perjuangan Komjen Pol. (Purn) M. Jasin melalui layar LED, sebagai simbol keberanian moral dan keteguhan prinsip dalam penegakan hukum.
Keseluruhan rangkaian acara ini sekaligus menjadi penanda bahwa Polri tengah memasuki fase reformasi baru, dengan integritas, keberanian moral, dan pelayanan publik sebagai fondasi utama.
Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya membangun institusi yang bersih, berani, melayani, serta mampu meraih kembali kepercayaan dan kecintaan masyarakat. (Antara)
Berita Terkait
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
-
Jimly Asshiddiqie: Rekomendasi Reformasi Polri Segera Dilaporkan ke Presiden Prabowo
-
Kapolri Perintahkan Usut Tuntas Kasus Oknum Brimob Aniaya Anak hingga Tewas
-
Kadiv Humas: Loyalitas Polri di Bawah Presiden Harga Mati untuk Pembangunan Bangsa
-
Tak Jadi di Bawah Kementerian, DPR Putuskan Polri Tetap Langsung di Bawah Kendali Presiden
Terpopuler
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi
Terkini
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi